<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Webblog Islam Ideologis</title>
	<atom:link href="http://lp3mits.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lp3mits.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Dec 2011 14:55:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lp3mits.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Webblog Islam Ideologis</title>
		<link>http://lp3mits.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lp3mits.wordpress.com/osd.xml" title="Webblog Islam Ideologis" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lp3mits.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>SEPIRING NASEHAT</title>
		<link>http://lp3mits.wordpress.com/2008/09/03/sepiring-nasehat/</link>
		<comments>http://lp3mits.wordpress.com/2008/09/03/sepiring-nasehat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2008 14:44:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inqilabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lp3mits.wordpress.com/2008/09/03/sepiring-nasehat/</guid>
		<description><![CDATA[Saat Ramadhan Menjelang Di kala Ramadhan makin dekat, hati seorang muslim makin bergetar, khawatir apakah ia mampu melewatinya dengan kebaikan demi kebaikan, bukan dengan keburukan demi keburukan yang sering kali ia lakukan di kala bulan-bulan selain bulan Ramadhan, hatinya pun tunduk bermunajat di malam hari memohon kepada Sang Maha Kuasa, “Ya Allah, tolonglah hambamu ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=54&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><a href="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/09/ramadhan.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-52" src="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/09/ramadhan.gif?w=460" alt=""   /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Saat Ramadhan Menjelang</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="line-height:115%;">Di kala Ramadhan makin dekat, hati seorang muslim makin bergetar, khawatir apakah ia mampu melewatinya dengan kebaikan demi kebaikan, bukan dengan keburukan demi keburukan yang sering kali ia lakukan di kala bulan-bulan selain bulan Ramadhan, hatinya pun tunduk bermunajat di malam hari memohon kepada Sang Maha Kuasa, “Ya Allah, tolonglah hambamu ini agar mampu menjaga hati, mulut, dan perilaku ini dari kenistaan yang mampu mengotori bulanmu yang suci dan indah. Jadikanlah bulan ini sebagai pencuci dosa-dosaku yang telah lalu untuk melahirkan kembali diriku sebagai insan yang salih dan fitrah”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span id="more-54"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="line-height:115%;">Di kala Ramadhan makin dekat, hati seorang muslim makin berkobar, Ide-ide cemerlang dan kreatif bermunculan di otak cerdasnya untuk merancang rentetan agenda dakwah untuk penyadaran umat sekaligus penambah pahala bagi dirinya, sambil itu ia tak lupa mengkaji tsaqafah Islam untuk mengupgrade pemikiran Islam berkenaan dengan Ramadhan agar ia benar-benar tahu seperti apakah pola hidup dalam menyambut Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Beberapa hal yang terlupakan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><em><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Hadapkanlah wajahmu dengan lurus pada agama (Allah), (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan atas fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.</span></em><em><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Arial;"> </span></em><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:Arial;">(QS ar-Rum [30]: 30).</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="line-height:115%;"><span> </span>Dalam majalah al-wai’e edisi 63, bab memelihara fitrah, sang penulis menjelaskan bahwa </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-67.5pt;"><em><span style="line-height:115%;">Hadapkanlah wajahmu dengan lurus pada agama (Allah)</span></em><span style="line-height:115%;"> : Kita diperintahkan oleh Allah agar kita senantiasa berpegang teguh, istiqomah di jalan yang lurus – yakni Islam – seraya meninggalkan jalan yang lain – yakni selain Islam – untuk selamanya termasuk di bulan Ramadhan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-67.5pt;"><em><span style="line-height:115%;">(tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu</span></em><span style="line-height:115%;"> : Allah menciptakan manusia dengan karakteristik tertentu, yakni condong dan mampu menerima kebenaran Islam di dalam hatinya. Karakteristik ini perlu diciptakan untuk memenuhi tujuan penciptaan manusia – yakni diciptakan untuk beribadah pada Allah (Ad-dzariyat 56). Andaikan tidak ada syetan dari golongan jin dan manusia yang terus menggoda hati seorang manusia, tentulah semua manusia di muka bumi ini akan memeluk dan menjalan dinul Islam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-67.5pt;"><em><span style="line-height:115%;">Tidak ada perubahan atas fitrah Allah</span></em><span style="line-height:115%;"> : Ini adalah bentuk penegasan yang Allah sampaikan kepada kita bahwa penciptaan manusia dari Adam sampai sekarang tidak pernah berubah dari sisi fitrahnya (karakteristiknya) – yakni selalu condong kepada kebaikan dan kebenaran dinul Islam. Artinya, sebenarnya kita lebih mudah dan menentramkan hati untuk meyakini dan menjalankan Islam daripada terus-menerus mengingkari dan meninggalkan Islam dalam bergaya hidup.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-67.5pt;"><em><span style="line-height:115%;">Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui</span></em><span style="line-height:115%;"> :Ini adalah bentuk penegasan yang Allah sampaikan bahwa seperti itulah karakteristik manusia sesungguhnya dan semestinya mendorong manusia agar terus-menerus menjaga diri agar sesuai dengan fitrahnya dengan meyakini dan menjalankan Islam. Hanya saja kebanyakan manusia tidak mengerti tentang hakikat penciptaannya karena kemalasannya untuk mengkaji tsaqafah Islam. Akibatnya, kebanyakan manusia meyakini dan menjalani agama, pola hidup yang tidak Islami yang kian hari kian jauh dari fitrahnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:4.5pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Kondisi Yang Menyulitkan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:4.5pt;text-align:justify;"><span style="line-height:115%;">Di dalam bulan Ramadhan, haruslah kita menjadikan bulan Ramadhan sebagai momen<span> </span>pribadi kita untuk kembali ke fitrah yakni kembali ke Islam. Caranya yakni dengan mengkaji tsaqafah Islam agar senantiasa pola pikir kita terasah menjadi pola pikir Islam. Setelah mengkaji tsaqafah Islam, kita mengamalkan tsaqafah tersebut di dalam bentuk yang nyata agar terbentukalah pola sikap Islam dan tsaqafah Islam yang telah dikaji tidak hanya berbentuk teori belaka di dalam otaknya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:4.5pt;text-align:justify;"><span style="line-height:115%;">Hanya saja, kondisi yang ada sekarang amat menyulitkan untuk terus menerus mengasah pola pikir dan pola sikap. Hal ini karena system kehidupan yang sekuleristik sedang menyelimuti kehidupan kaum muslimin. Ketika ingin mengasah pola pikir Islam, media-media yang merusak akal seperti buku-buku pemikiran kufur, vcd-vcd porno, sinetron-sinetron tahayul dan percintaan liar terus beredar.<span> </span>Ketika ingin mengasah pola sikap Islam, cemoohan, tradisi kufur<span> </span>dan aturan-aturan yang tidak mengindahkan Islam terus mengelilingi hidup kaum muslimin. Hal ini ibaratnya seperti kesulitan mencari alat asah pisau sehingga mengasah pisau dengan kayu. Hasilnya, tentulah jelas, pisau tidak akan pernah menajam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:4.5pt;text-align:justify;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Mengubah Kondisi</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:4.5pt;text-align:justify;"><span>Kondisi ini, yakni kondisi kehidupan yang tidak Islami haruslah diubah. Kita semua sudah sedemikian paham dari pelajaran-pelajaran hidup yang telah lalu bahwa Ramadhan yang suci ini tidak memberikan perubahan yang berarti bagi kehidupan kita. Ramadhan telah banyak bergulir, namun penderitaan akibat kedzaliman penguasa kian hari kian bertambah. Melambungnya harganya kebutuhan-kebutuhan pokok – apalagi menjelang Ramadhan dan hariraya – seperti sandang, pangan, BBM sebagai buktinya yang tidak terbantahkan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:4.5pt;text-align:justify;"><span>Adalah salah jika kita berharap bulan Ramadhan ini akan menjadi momen perubahan kondisi masyarakat yang kini sedang sakit, namun kita sendiri diam melihat realitas kufur yang menyelimuti kehidupan kita. Adalah salah jika kita berharap bulan Ramadhan ini akan memberikan kebarokahannya dalam berkehidupan bermasyarakat dengan hanya mengerjakan ibadah ritual semata seraya meninggalkan tugas dakwah yang telah Allah bebankan pada kita. Adalah salah jika kita berharap bulan Ramadhan ini akan mengembalikan masyarakat kembali ke fitrah, jika system kehidupan bermasyarakat tetap saja system kehidupan yang sekuler dengan manusia-manusia yang duduk di parlemen sebagai TUHANnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:4.5pt;text-align:justify;"><span>Maka, dengan semangat Ramadhan ini, marilah kita menjadi umat yang terbaik yang senantiasa menyeru kepada kebaikan, melakukan aktivitas amar ma’ruf nahi munkar dimana saja kita berada. Mari kita kobarkan semangat perubahan kepada teman-teman di sekitar kita agar kondisi yang menyulitkan ini akan terganti menjadi kondisi berkehidupan Islami yang selalu dinanti.</span></p>
<p><span class="gen"><em><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma&#8217;ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah</span></em></span><span class="gen"><em><span style="font-family:Arial;"> <strong>(al Imran 110)</strong></span></em></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lp3mits.wordpress.com/54/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lp3mits.wordpress.com/54/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lp3mits.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lp3mits.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lp3mits.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lp3mits.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lp3mits.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lp3mits.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lp3mits.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lp3mits.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lp3mits.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lp3mits.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lp3mits.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lp3mits.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lp3mits.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lp3mits.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=54&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lp3mits.wordpress.com/2008/09/03/sepiring-nasehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a99fb3b6023f5841b7b4252e5c331380?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lp3mits</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/09/ramadhan.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Komentar Balik MLM</title>
		<link>http://lp3mits.wordpress.com/2008/08/16/restoran-porno/</link>
		<comments>http://lp3mits.wordpress.com/2008/08/16/restoran-porno/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 06:30:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inqilabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lp3mits.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Komentar MLM Assalamualaikum wr.wb. untuk yang pertama saya membeli barang kula&#8217;an senilai 2 juta lalu saya jual&#8230; sementara di tianshi saya juga kula&#8217;an 2 juta lalu saya jual juga&#8230;. untuk toko saya pribadi saya besarkan lalu saya membuat segala sesuatunya serba teratur layaknya toko sakinah yang mempunyai sistem pengaturan yang amat teratur dan rapi&#8230;.lalu saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=38&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/08/mlm1.gif"><img class="aligncenter size-medium wp-image-42" src="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/08/mlm1.gif?w=222&#038;h=300" alt="" width="222" height="300" /></a></p>
<p><strong>Komentar MLM</strong></p>
<p><em><span style="text-decoration:underline;">Assalamualaikum wr.wb.</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em></p>
<p><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;">untuk yang pertama saya membeli barang kula&#8217;an senilai 2 juta lalu saya jual&#8230;</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;">sementara di tianshi saya juga kula&#8217;an 2 juta lalu saya jual juga&#8230;.</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;">untuk toko saya pribadi saya besarkan lalu saya membuat segala sesuatunya serba teratur layaknya toko sakinah yang mempunyai sistem pengaturan yang amat teratur dan rapi&#8230;.lalu saya bekerja sama dengan rekan saya,rekan B mendirikan toko sakinah 2 dengan cara saya menawarkan sistem yang saya buat tadi. Kita sepakat dimana dalam kesepakatan itu Saya yang buat dan mengatur segala pengaturan tentang toko sakinah 2 diatur oleh saya ya perekutan pegawainya ya tata letak tokonya yaa segala macem yang ada saya yang mengatur publikasi dan lain-lain sedangkan dia bagian membiayai,untung juga dibagi sesuai kesepakatan.DEAL jalan akhirnya&#8230;</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;">lanjut&#8230;saya membangun lagi sakinah 3 saya tawarkan ke teman C dia setuju juga membangun sakinah 3 DEAL kita kerja sama seperti tadi(rekan B)</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;">Eh rekan B ada usul untuk dia menawarkan lagi sistem saya ke rekannya si D karena si D tertarik ingin punya sakinah 4.Oke kita mencari jalan sepakat dalam pembicaraan bisnis ini. ternyata disepakati sistemnya Transparansi untung rugi jelas,semua sudah sepakat dan paham tentang apa-apa yang menjadi tugas masing-masing&#8230;akhirnya jalan&#8230;..</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;">lanjut akhirnya si C juga melakukan hal yang sama dengan rekan saya yang B dan hal ini berlanjut terus&#8230;sampai ke ujung dunia menjadi toko sakinah yang ke 1000 dan menjadi besar seperti halnya Ramayana&#8230;</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;"><br />
</span></em><em><span style="text-decoration:underline;">nah apakah itu HARAM Mz?</span></em><em><br />
</em><strong></strong></p>
<p><strong>TANGGAPAN</strong></p>
<p>Assalamualaikum<br />
Sebagai prolog ana memohon ampunan kepada Allah atas segala apa yang kulakukan selama ini karena boleh jadi kebenaran yang keluar dari mulutku tidak adik pahami karena banyaknya dosa yang telah kuperbuat. Selain itu, saya memohon pada Allah agar dibukakan pintu hidayah bagi adik Imam agar bisa memahami realitas MLM dan – yang tak kalah pentingnya – realitas perjuangan Islam sesungguhnya.</p>
<p><span id="more-38"></span>Tentang Hukum MLM pada Tianshi<br />
Sesungguhnya realitas yang adik gambarkan pada saya tentang apa itu Tianshi sudahlah saya pahami jauh hari sebelum saya ketemu dengan adik Imam karena memang sejak SMA kelas 2 saya sudah dikenalkan dengan perusahaan ini.<br />
Pertama, saya akan menanggapi kesalahan analog yang adik gunakan, yakni menganalogkan aktivitas MLM Tianshi dengan aktivitas kulaan. Aktivitas kulaan amat berbeda dengan aktivitas muamalah MLM. Yang paling fundamental adalah dalam aktivitas kulaan, kita tidak terikat dengan tempat dimana kita kulaan. Coba deh adik bandingkan! Misalnya, saya kulaan obat pada toko A dengan sejumlah uang sehingga saya mendapatkan beberapa obat. Ketika transaksi jual beli dengan toko A usai, usai pulalah transaksi di antara kami. Toko A tidak perlu tahu dan mengurus apakah obat-obat yang saya beli benar-benar saya jual atau saya makan sendiri, atau bahkan saya buang ke tong sampah. Toko A tidak turut campur dengan laba yang saya terima dari hasil penjualan tersebut. Hal ini berbeda dengan aktivitas MLM.<br />
Dalam aktivitas MLM termasuk Tianshi, kita terikat dengan perusahaan dimana kita membeli barang. Telah adik ketahui bahwa untuk membeli barang ke Tianshi, ada yang disebut sebagai konsumen dan ada yang disebut sebagai distributor. Bagi siapa yang menjadi distributor, ia akan mendapatkan obat-obatan Tianshi yang lebih murah ketimbang menjadi konsumen. Hanya saja – sebagaimana sebutannya – untuk menjadi konsumen tidaklah perlu mendaftarkan diri pada perusahaan ini sebagaimana kita membeli bakso ke warung bakso. Dalam aktivitas sebagai konsumen ini, bolehlah kita lakukan. Dan kalo memang adik ingin memasarkan obat-obatan Tianshi secara halal, seharusnya adik sebagai konsumen barang Tianshi saja bukan sebagai distributor. Dengan sebagai konsumen, adik tidak terikat dengan perusahaan MLM dan perusahaan MLM Tianshi tidak perlu repot-repot mentraining adik, mencatat range kepemimpinan adik, memotivasi adik untuk mengajak orang lain bergabung dan sebagainya. Itulah yang disebut kulaan! Namun, yang adik lakukan tidak demikian. Adik memilih menjadi distributor yang mengharuskan adik membeli barang dengan sejumlah uang tertentu sekaligus terikat dengan perusahaan MLM Tianshi. Inilah perbedaan kulaan dengan distributor model MLM. Karena perbedaan fakta maka hukum Islam atas keduanya tidaklah sama.<br />
Telah jelas sudah apa perbedaan konsekuensi antara menjadi konsumen dengan menjadi distributor. Jika adik menjadi konsumen barang MLM Tianshi, adik tidak terikat dengan perusahaan MLM Tianshi. Begitu pula sebaliknya, Jika adik menjadi distributor barang MLM Tianshi, adik terikat dengan perusahaan MLM Tianshi. Sebagai distributor, adik haruslah mendaftar kepada perusahaan MLM Tianshi dengan sejumlah uang, dalam aktivitas ini adik sedang dalam tahap yang disebut transaksi. Sesungguhnya, sudahlah jelas adik mendaftarkan diri ke Tianshi sebagai distributor. Sehingga, semestinya transaksi yang dilakukan hanya menimbulkan satu akad yaitu hanya sebagai distributor. Namun, yang terjadi tidak demikian. Transaksi yang dilakukan menimbulkan dua akad, yaitu selain sebagai distributor juga sebagai konsumen. Buktinya telah jelas, adik mendapat poin dari perusahaan MLM bila mampu memasarkan barang MLM Tianshi dan mendapat poin pula dari perusahaan MLM bila membeli barang MLM Tianshi. Inilah 2 akad dalam 1 transaksi! Ini jelas, tidak samar, tidak kabur bahwa MLM Tianshi telah melakukan larangan Islam terhadap aktivitas dua akad dalam satu transaksi. Satu hukum Islam ini saja sebenarnya sudah cukup bagi Adik untuk melihat keharaman aktivitas MLM ini.<br />
Nabi saw. Telah melarang dua pembelian dalam satu pembelian (Ahmad, an-Nasa’I, at Tirmidzi dari Abu Hurayrah)<br />
Rasulullah saw. Telah melarang dua kesepakatan (akad) dalam satu kesepakatan (akad)(al-Bazar, Ahmad, Ibnu Masud)<br />
Hal di atas berkenaan dengan dua akad dalam satu transaksi. Sekarang, saya akan mencoba menanggapi fakta kedua dari aktivitas MLM yakni dari segi pemasaran barang MLM. Telah adik jelaskan dengan gamblang kepada saya tentang mekanisme pemasarannya dengan analog sakinah1 hingga sakinah1000. Sesungguhnya, dengan penggambaran yang adik sampaikan itu justru makin memperkuat segi keharaman mekanisme pemasaran MLM. Coba adik membaca lagi buku hokum Islam terhadap MLM hal 29 hingga 30 tertulis di sana<br />
“pemakelaran itu dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain, yang berstatus sebagai pemilik (malik). Bukan dilakukan oleh seseorang terhadap sesame makelar yang lain. Karena itu, memakelari makelar atau samsarah ala samsarah tidak diperbolehkan. Sebab, kedudukan makelar adalah sebagai orang tengah (mutawassith), atau orang yang mempertemukan (mushlih), dua kepentingan yang berbeda; kepentingan penjual dan pembeli. Jika dia menjadi penengah orang tengah (mutawassith al mutawassith), maka statusnya tidak lagi sebagai penengah. Dan gugurlah kedudukannya sebagai penengah, atau makelar. Inilah fakta makelar dan pemakelarannya.”<br />
Adik, setinggi apapun bintang yang diraih dari bintang satu hingga bintang delapan, bukanlah pemilik barang-barang Tianshi secara keseluruhan karena memang bukanlah adik dan para distributor MLM lainnya yang memiliki perusahaan ini. Jadi, tidaklah sah – dalam kacamata Islam – status makelar yang adik sandang termasuk para distributor lainnya berapapun bintangnya karena menjadi penengah orang tengah (mutawassith al mutawassith). Ini jelas, tidak samar, tidak kabur bahwa MLM Tianshi telah melakukan larangan Islam terhadap aktivitas samsarah ala samsarah (makelar atas makelar). Dua hukum ini telah cukup untuk menegaskan aktivitas MLM Tianshi haram.<br />
Mungkin pihak distributor lainnya akan mencoba meyakinkan adik bahwa mekanisme pemasaran ini sama halnya dengan sebuah perusahaan yang memiliki anak-anak cabang perusahaan. Padahal analog ini sangatlah berbeda! Tidaklah sama antara mekanisme anak cabang perusahaan dengan mekanisme makelar atas makelar. Sebuah anak cabang perusahaan layaknya perusahaan pusat terdiri dari direktur, sekretaris, bendahara, pegawai, buruh. Yang paling fundamental adalah anak cabang perusahaan tidak memiliki hak untuk membuat anak cabang di bawahnya lagi. Berbeda dengan makelar atas makelar, dimana bintang delapan layaknya ‘pemilik perusahaan pusat’ membuka cabang pada bintang bawahnya – bintang tujuh. Bintang tujuh layaknya ‘pemilik perusahaan pusat’ membuka cabang pada bintang bawahnya lagi – bintang enam – dan seterusnya. Hal ini sesuai dengan penggambaran yang adik berikan pada saya yang justru makin mempertegas perbedaan fundamental antara anak cabang perusahaan dengan mekanisme makelar atas makelar.<br />
Inilah hukum MLM Tianshi yang telah jelas melakukan larangan islam, yakni 2 akad dalam 1 transaksi dan makelar atas makelar.<br />
Perjuangan Islam<br />
Dalam pembahasan ini sebenarnya sudah keluar dari pembahasan MLM. Namun, saya perlu jelaskan kepada adik agar tidak termakan fitnah, penglurusan pemahaman Islam dan tidak salah paham dengan saya sebagai seorang aktivis Hizbut Tahrir Indonesia<br />
1.	Adalah benar jika kita memiliki masalah, kita melakukan shalat Istikharah agar Allah mau memberikan hidayah-Nya. Hanya saja, kita harus memposisikan yang tepat bahwa shalat istikharah adalah sunnah bukan wajib. Yang wajib adalah kita sebagai seorang muslim harus senantiasa belajar dan belajar untuk mencari kebenaran. Adalah salah untuk menetapkan apakah sesuatu itu halal atau haram dengan shalat istikharah saja tanpa ada aktivitas belajar. Jadi, yang meski kita lakukan tetap mencari kebenaran, membandingkan pendapat yang satu dengan pendapat yang lain. Apa yang saya jelaskan kepada adik tentang hokum MLM hanyalah penjelasan dari pendapat seorang mujtahid. Jadi, kalau memang adik tidak setuju dengan saya, semestinya adik mencari seorang mujtahid yang membenarkan aktivitas MLM dan jelaskan kepada saya bagaimana mujtahid itu membenarkan aktivitas MLM ini.<br />
2.	Tentang persoalan rezeki sebenarnya sudah jelas bahwa rezeki itu datangnya dari Allah sebagaimana banyak ayat-ayat-Nya (Arrum 40) (Yasin 47) (Ali Imran 37) (Al Ankabut 60) dan banyak lainnya. Meski begitu, adik harus paham, pengertian bahwa rezeki itu berasal dari Allah tidak serta merta membuat kita berpangku tangan menunggu uang jatuh dari langit. Kita tetap berikhtiar karena memang Allah menyuruh kita demikian sebagaimana ayat Al Jumuah 10 dan banyak lagi ayat lainnya. Artinya, besar kecilnya pahala yang diberikan Allah ditentukan oleh besar tidaknya ikhtiar kita bukan besar tidaknya rezeki karena memang rezeki datangnya dari Allah. Dan upaya kita menjadi wasilah turunnya rezeki itu<br />
3.	Ayat kuda yang adik berikan pada saya adalah ayat Al Anfaal 60. Artinya<br />
“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).”<br />
Untuk ayat ini, HT memberikan penjelasan yang bertolak belakang dengan tuduhan adik. Silahkan adik baca buku Mafahim Hizbut Tahrir halaman 77. Dijelaskan disana<br />
“Hukum yang terdapat dalam ayat ini adalah mengenai persiapan kekuatan. Sedangkan masalah yang terjadi saat itu diatasi dengan memeprsiapkan fisik, diantaranya dengan cara menambatkan kuda-kuda. Adapun bentuk (arah) ‘illat dari hokum tersebut adalah untuk menakut-nakuti msuh. Karena itu, apabila saat ini kita hendak mengambil hokum mempersiapkan kekuatan dari dalil tersebut, kita harus memperhatikan segi ‘illat dari hokum tersebut, yaitu mempersiapkan segala hal yang dapat menakut-nakuti musuh. Kita tidak boleh terikat dengan apa yang telah dilakukan untuk mengatasi masalah yang pernah terjadi pada saat itu, sebagaimana yang tercantum dalam nash, yaitu harusn menambatkan kuda.”<br />
Ayat ini berkenaan aktivitas jihad, tidak lebih. Penafsiran HT juga tidaklah saklek bahwa untuk menghadapi Amerika adalah dengan kuda tapi bisa dengan nuklir sekalipun asal bisa menggetarkan hati musuh Allah. Inilah penafsiran yang benar dan bertolak belakang dengan tuduhan yang Adik<br />
4.	Adik telah mencampur aduk antara aktivitas jihad dengan aktivitas muhasabah. Ayat al Anfaal 60 itu adalah ayat yang berkenaan dengan aktivitas jihad! Tidak bisa disangkutpautkan dengan aktivitas muhasabah! Aktivitas muhasabah adalah aktivitas mengoreksi penguasa atas kebijakan-kebijakan yang mendzalimi rakyat seperti kenaikan BBM, privatisasi BUMN dan sebagainya yang ini justru diperintahkan oleh Islam<br />
“Jihad yang paling utama adalah mengatakan kebenaran kepada penguasa yang zhalim” (HR. Abu Dawud)<br />
“Penghulu syuhada adalah Hamzah dan seseorang yang berdiri di hadapan penguasa yang dzalim, menyerukan (kepadanya) untuk berbuat baik dan melarangnya (berbuat kemungkaran), kemudian ia dibunuh “ (HR. Hakim dari Jabir)<br />
Dan banyak hadist-hadist lain yang menyuruh kita – baik individu maupun berkelompok – untuk melakukan muhasabah yang hukumnya wajib. Artinya, jika adik melalaikan aktivitas ini maka adik telah berdosa. Penjelasan ini dapat adik baca pada buku Pemikiran Politk Islam karya Abdul Qadim Zallum.<br />
5.	Adik telah meremehkan aktivitas Muhasabah yang adik sebut sebagai aktivitas demo, padahal kalau adik lihat di film the message (sebuah film gambaran risalah Nabi Muhammad SAW) bahwasanya Rasul kita sendiri melakukan aktivitas mengoreksi penguasa juga menjelaskan kebenaran Islam secara berkelompok di tengah-tengah umat. Sehingga, jika adik menghina aktivitas muhasabah tentu adik juga menghina aktivitas Rasul yang intensif dilakukan pada fase Mekkah. Persoalan hal itu akan mengganggu lalu lintas apalagi sampai anarkis, itu adalah persoalan teknis dan metode muhasabah. Dalam Islam, aktivitas Muhasabah harus dilakukan secara tertib dan tidak anarkis. Hal ini bisa adik lihat pada realitas aktivitas Muhasabah HTI yang selalu tertib, tidak mengganggu lalu lintas apalagi anarkis!<br />
6.	Sebuah kebenaran tidaklah ditentukan oleh gelar dan bangunan fisik semata. Seandainya gelar menjadi legitimasi kebenaran, maka bisa Adik bayangkan kebenaran dan kebatilan bisa dijungkirbalikan. Apakah lantaran yang berbicara adalah kiai maka khomer menjadi halal? Apakah lantaran yang berbicara adalah lulusan IAIN maka korupsi menjadi halal? Tentu tidak bukan? Lalu darimanakah landasan yang adik gunakan sehingga menetapkan kehalalan Tianshi disebabkan Bapak Hasyim Muzadi dan Aa Gym (yang saya pun menghormatinya) apalagi lulusan ekonomi syariah IAIN menghalalkan Tianshi? Sungguh, landasan yang adik gunakan adalah batil! Sebab, Allah telah berfirman yang artinya<br />
“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.”(Annisa 65)<br />
Oleh karena itu, siapapun orangnya, &#8211; sebelum kita ambil legitimasi dari orang tersebut – kita harus benar-benar jeli argumentasi yang orang tersebut ambil lalu kita bandingkan dengan argumentasi orang lain – apapun gelarnya –. Begitupula terhadap bangunan fisik. Kebenaran tidaklah diukur dari fisiknya semata. Apakah lantaran Tianshi mampu menjadikan seseorang kayaraya sehingga mampu membangun masjid, asrama, dsb menjadikan mekanisme Tianshi adalah halal? Sungguh, seandainya argumentasi ini amatlah rusak sebab menghalalkan segala cara untuk meraih sesuatu. Jika argumentasi adik saya gunakan, maka boleh saja saya mengatakan koruptor adalah baik karena ia sumbangkan uang korupsinya untuk membangun masjid, panti yatim piatu, rumah sakit. Jika argumentasi adik saya pakai, maka boleh saja saya mengatakan Dorce yang kaya dengan kewariaannya adalah benar karena ia sumbangkan uangnya untuk membangun sekolah. Sungguh argumentasi ini juga batil karena bertentangan dengan ayat yang sama, an Nisa 65<br />
7.	Realitas umat Islam yang berkelompok-kelompok adalah niscaya dan benar adanya. Dikatakan sebuah keniscayaan karena sudah menjadi realitas sejak masa para Sahabat. Adanya perbedaan madzhab, yakni madzhab Syafi’I, hanbali, Maliki, Hanafi juga menunjukkan hal tersebut. Dikatakan benar adanya karena memang telah dibiarkan oleh Rasul. Sebagai contoh – dalam kitab bunga rampai pemikiran Islam – segera setelah berangkatnya kelompok-kelompok (qabilah) dalam Perang Khandaq, beliau memerintahkan seorang muadzhin untuk berseru kepada kaum muslimin<br />
“siapa saja yang mendengar dan taat, janganlah melakukan shalat asar kecuali di Bani Quraidhah”<br />
Para ahabat pun berbeda-beda memahami seruan ini. Sebagian meninggalkan shalat asar di perjalanan sebeblum waktu ashar berakhir dan tidak melakukannya sampai mereka tiba di bani Quraidzah. Sebagian lain memahami, bahwa yang dimaksukan adalah agar mereka shalat asar setibanya di perkampungan Bani Quraidzhah meskipun shalat asar sudah lewat. Lalu kedua hal disampaikan kepada Rasulullah SAW dan beliau menetapkan bahwa kedua pemahaman tersebut dapat diterima.<br />
Realitas ini menunjukkan bolehnya perbedaan pendapat. Jika perbedaan pendapat adalah boleh maka otomatis perbedaan kelompok adalah benar asalkan harus berpegang teguh pada Alquran dan Hadist bukan pada hawa nafsunya masing-masing.<br />
8.	Lalu, terhadap tuduhan bahwa perjuangan umat Islam yang dilakukan oleh partai-partai Islam itu percuma karena berkutat pada demo-demo,ngomong-ngomong saja tapi tidak mampu menghasilkan bangunan-bangunan fisik yang bisa dinikmati langsung oleh rakyat adalah tuduhan yang keji lagi mungkar. Bagaimana tidak, sebuah perjuangan ikhlas lillahita’ala yang berpegang pada Islam bisa dikatakan percuma? Sungguh, jika kita melihat risalah perjuangan Rasul, Beliau tidak pernah memperjuangkan Islam dalam aktivitas partai politik dengan membangun rumah sakit, madrasah dan semacamnya. Hal itu karena memang bukanlah fungsi partai politik tapi adalah fungsi Negara. Oleh karena itu, Rasul baru melakukan pelayanan umat secara fisik ketika berada di Madinah sebab Rasul telah berhasil membangun sebuah Negara dengan Beliau yang menjadi pemimpinnya.<br />
Namun, meski begitu saya memahami mengapa adik memberikan tuduhan yang begitu keji terhadap aktivitas dakwah partai Islam yang menurut adik tidak menghasilkan sesuatu yang kongkrit padahal umat ini butuh yang kongkrit-kongkrit aja. Hanya saja, persoalan ini tidak bisa saya sampaikan hanya dengan lewat tulisan ini, harus ada sebuah pengkajian mendalam dan sistematis mengenai ini dan kesempatan masih terbuka lebar untuk adik kembali mengkaji Islam tentang realitas perubahan yang sejati dan bagaimana meraih perubahan yang Islami lagi hakiki dengan metode-metode Islam<br />
Akhir kata, wahai adikku yang dirahmati Allah, telah jelas antara yang haq dan yang batil, tinggal kita mengambil yang haq seraya meninggalkan yang batil. Tapi semuanya berada di tanganmu, sedang saya hanyalah pemberi peringatan. Semoga sukses dunia akhirat.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lp3mits.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lp3mits.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lp3mits.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lp3mits.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lp3mits.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lp3mits.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lp3mits.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lp3mits.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lp3mits.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lp3mits.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lp3mits.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lp3mits.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lp3mits.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lp3mits.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lp3mits.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lp3mits.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=38&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lp3mits.wordpress.com/2008/08/16/restoran-porno/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a99fb3b6023f5841b7b4252e5c331380?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lp3mits</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/08/mlm1.gif?w=222" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kembali Ke Fitrah</title>
		<link>http://lp3mits.wordpress.com/2008/08/16/kembali-ke-fitrah/</link>
		<comments>http://lp3mits.wordpress.com/2008/08/16/kembali-ke-fitrah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 06:19:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inqilabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lp3mits.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Definisi Fitrah Makna fitrah haruslah kita ambil dari segi makna bahasa – yakni asal bahasa kata tersebut – yang berarti ciptaan. Adapun dari segi makna syar’i – yakni diambil dari wahyu Allah – dapat ambil maknanya dari salah satu firman Allah Hadapkanlah wajahmu dengan lurus pada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=35&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/08/fitrah.jpeg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-36" src="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/08/fitrah.jpeg?w=150&#038;h=120" alt="" width="150" height="120" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Definisi Fitrah</strong><br />
Makna fitrah haruslah kita ambil dari segi makna bahasa – yakni asal bahasa kata tersebut –  yang berarti ciptaan. Adapun dari segi makna syar’i – yakni diambil dari wahyu Allah – dapat ambil maknanya dari salah satu firman Allah<br />
<span id="more-35"></span><br />
Hadapkanlah wajahmu dengan lurus pada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui ((ar-Rum [30]:30)</p>
<p>Menurut Ibnu Atsir, dalam menjelaskan fitrah Allah pada firman Allah di atas, fitrah itu tidak lain adalah karakteristik penciptaan manusia dan potensi kemanusiaan yang siap untuk menerima agama1). Maksudnya, karakter manusia pada umumnya adalah senang dan rela menerima kebenaran dan menolak kebatilan. Oleh karena itu, Imam Zamakhsyari pernah mengatakan, seandainya setan berbentuk jin dan setan berbentuk manusia  ditiadakan, niscaya manusia hanya akan memilih kebenaran itu (Al-Fa’iq, III/128). Namun, lantaran adanya setan jin dan setan manusia yang senantiasa berusaha membelokkan manusia dari fitrahnya, maka sering sekali kita jumpai manusia-manusia – bahkan mungkin kita – yang merasa berat menerima kebenaran dan menolak kebatilan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai contoh, kita memiliki rasa cinta dengan lawan jenis, takut dengan tempat yang menyeramkan, butuh dengan orang lain, itu adalah fitrah sebagaimana kita lebih senang dengan kebenaran dibandingkan kesalahan semisal kita lebih memilih teknik menggambar yang tepat dibandingkan teknik menggambar yang membingungkan bahkan salah. Namun, karena setan selalu menggoda manusia sehingga fitrah manusia untuk memilih kebenaran dan menolak kebatilan seolah-olah lenyap.</p>
<p><strong>Menjaga fitrah Allah</strong><br />
Untuk menjaga fitrah Allah perlu adanya aturan. Aturan tersebut haruslah tepat pada sasaran sebab bila tidak akan bertentangan dengan fitrah. Di dalam dunia ini banyak sekali aturan-aturan yang ada. Di situ terdapat aturan atau cara hidup sekulerisme, komunisme, dan agama. Untuk cara hidup sekulerisme2) menafikan Tuhan sebagai pengatur kehidupan di dunia, namun mereka mengakui keberadaannya. Ini melanggar fitrah, karena fitrah manusia itu lemah, serba kekurangan sehingga amat membutuhkan bimbingan Allah. Jadi, ketika sekulerisme dijadikan rujukan justru menyimpang dari fitrah sebagai manusia yang serba lemah dan salah. Maka dari itu, kaum muslimin yang melakukan berbagai kemaksiatan seperti bergaul bebas, bergaya seperti orang kafir meski dia mengakui bahwa Allahlah yang patut ditaati sejatinya sudah melenceng dari fitrahnya yang akan menuai kehancuran dan kehinaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu pula komunisme3), ia tidak hanya menafikan Tuhan sebagai pengatur dunia tapi juga menafikan adanya Tuhan atau dengan kata lain tidak mengakui adanya Tuhan. Hal ini bertentangan denga fitrah manusia, sebab manusia memiliki naluri mempertuhankan sesuatu untuk disembah. Buktinya, nenek moyang kita memiliki banyak sesembahan bahkan hingga sekarang, terlepas apa yang dia sembah itu benar atau salah.<br />
Dari keterangan di atas, telah jelas ideologi4) sekulerisme maupun komunisme tidak bisa dijadikan pijakan untuk menjalani kehidupan karena karakternya yang bertentangan dengan fitrah manusia. Karena kedua ideologi di atas telah tertolak, kini tinggal agama. Seperti yang dipahami, di dunia memiliki banyak agama dan kepercayaan. Namun,</p>
<p>seluruh agama lebih cenderung mengatur pada aspek iabdah ritual semata. Meski, ini tidak menyalahi fitrah manusia yang memiliki naluri berketuhanan, tapi ini mempedulikan atau membiarkan aspek-aspek fitrah manusia yang lain misalnya adab berpendapat, cara bersuci, cara bergaul, konsep ekonomi, konsep politik dan lain sebagainya yang berhubungan dengan manusia dengan dirinya sendiri dan manusia dengan manusia lain serta alam sekitarnya. Aturan atau cara hidup terhadap aspek ini amat perlu juga diperhatikan karena sebagai manusia, sudah menjadi fitrah akan berhubungan dengan semacam itu. Jika dibiarkan oleh agama, lantaran di dalam agama tidak memiliki konsep itu, tentu akan membiarkan nafsu yang menjadi pemimpin atau pengatur manusia sehingga akan rusaklah dunia ini, meski ia beribadah ritual.</p>
<p>Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Apakah kamu dapat menjadi pemeliahara atasnya? Ataukah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami? Mereka itu tidak lain hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (al-Furqan [25]: 43-44)</p>
<p>Dari situ, maka diperlukan agama yang sekaligus bisa dijadikan ideologi. Itulah Islam, satu-satunya agama yang paripurna yang tidak hanya memandang aspek ritual semata tetapi juga memandang aspek-aspek fitrah yang lain. Islam mengatur bagaimana tatacara sholat secara gambalang sebagaimana Islam mengatur adab berbeda pendapat, Islam mengatur wudhu dengan jelas sebagaimana Islam menjelaskan adab bergaul, Islam mengatur puasa dengan jelas sebagaimana Islam memberikan konsep perekonomian, Islam mengatur puasa dengan gamblang sebagaimana Islam memberikan konsep politik berikut pemerintahannya dalam bentuk khilafah, dan seterusnya. Begitu gamblangnya Islam dan luasnya aturannya, mencakup segala aspek, menandakan bahwa Islam memandang setiap aspek fitrah manusia perlu memiliki aturan dari Allah yang telah menciptakannya dan Dia lah yang Maha Tahu atas fitrah tersebut, jika tidak maka otomatis yang mengatur manusia adalah hawa nafsu.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini dapat dipahami, ketika manusia menjadikan hawa nafsunya sebagai pengaturnya, asas manfaat akan menjadi penentu apa dia melakukan atau tidak. Dalam pandangan manusia, manfaat yang paling menonjol adalah kelezatan dan kenikmatan materi. Kenyataan seperti ini akan membawa manusia berbuat semaunya asalkan itu nikmat secara duniawi. Ketika ini terjadi maka hancurlah kehidupan. Ambil aspek sosial dalam hal seks bebas. Di AS, sejak tahun 1973 sampai tahun 2002 seks bebas telah mengakibatkan 42 juta aborsi atau 4000 perhari (http//www. Guttmacher. org/pubs/2005/05/18/ab_incidence.pdf). Sekarang aborsi diperkiran 2 juta/tahun (begitu pula di Indonesia). Jumlah ini lebih banyak ketimbang total korban Perang Vietnam (58.151 jiwa) + perang Korea (54.246 jiwa) + PD II (407.316 jiwa) + PD I (116.708 jiwa) + Perang Sipil Amerika (439.332 jiwa) (http://www.aborsi.org/statistik.htm)</p>
<p><strong>Kembali ke Fitrah, Kembali ke Syariah</strong><br />
Penyimpangan manusia dari fitrahnya sebagai makhluk yang membutuhkan aturan-aturan dari sang Pencipta (syariah) terbukti membwa banyak akibat buruk. Karena itu, manusia harus kembali ke fitrahnya yakni kembali mengembangkan potensi manusia untuk selalu siap setiap saat menerima kebenaran. Kebenaran itu tidak lain adalah Islam. Namun, bila kita tidak mau mengembangkan potensi di dalam diri kita dalam artian tidak memanfaatkan hati yang mampu memahami kebenaran, mata yang mampu melihat kebenaran, telinga yang mampu mendengar kebenaran tapi cenderung memanfaatkan potensi tersebut hanya untuk duniawi, hanya untuk kesenangan yang sesaat dengan berhura-hura, menjalani hidup ala kadarnya, maka bacalah firman Allah ini<br />
Mereka memiliki hati tapi tidak dipakai untuk memahami (ayat-ayat Allah), mereka memiliki mata tapi tidak dipakai untuk mendengar (ayat-ayat Allah), mereka memiliki mata tapi tidak dipakai untuk melihat (kekuasaan Allah), mereka itu seperti binatang ternak bahkan lebih sesat jalannya (ar-Rum 30)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lp3mits.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lp3mits.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lp3mits.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lp3mits.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lp3mits.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lp3mits.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lp3mits.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lp3mits.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lp3mits.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lp3mits.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lp3mits.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lp3mits.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lp3mits.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lp3mits.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lp3mits.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lp3mits.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=35&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lp3mits.wordpress.com/2008/08/16/kembali-ke-fitrah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a99fb3b6023f5841b7b4252e5c331380?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lp3mits</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/08/fitrah.jpeg?w=150" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kartini Sesungguhnya</title>
		<link>http://lp3mits.wordpress.com/2008/08/16/kartini-sesungguhnya/</link>
		<comments>http://lp3mits.wordpress.com/2008/08/16/kartini-sesungguhnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 06:04:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inqilabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lp3mits.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Bulan april identik dengan kaum perempuan, tanggal 21 april adalah hari bersejarah bagi perempuan, yang mana pada hari itu sekitar 140 tahun yang lalu telah ada seorang muslimah yang memperjuangkan nasib perempuan, mengangkat perempuan dari kungkungan kebodohan. Muslimah pejuang itu adalah Kartini. Perjuangan kartini sekarang tinggal sejarah.Sejarah adalah penggal waktu yang ditinggalkan.Sejarah, hanyalah saksi bisu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=32&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/08/kartini.jpeg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-33" src="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/08/kartini.jpeg?w=116&#038;h=126" alt="" width="116" height="126" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Bulan april identik dengan kaum perempuan, tanggal 21 april adalah hari bersejarah bagi perempuan, yang mana pada hari itu sekitar 140 tahun yang lalu telah ada seorang muslimah yang memperjuangkan nasib perempuan, mengangkat perempuan dari kungkungan kebodohan. Muslimah pejuang itu adalah Kartini.<br />
<span id="more-32"></span>Perjuangan kartini sekarang tinggal sejarah.Sejarah adalah penggal waktu yang ditinggalkan.Sejarah, hanyalah saksi bisu yang bergantung pada kacamata manusia yang membacanya.Sejarah bisa berarti berbeda jika kacamata baca manusia juga berbeda.<br />
Tentang sejarah perjuangan kartini, benarkah kartini menginginkan kaum perempuan mengejar kesetaraan kedudukan dengan kaum laki – laki di segala bidang ? Seperti yang banyak didengungkan kaum feminis. Jangan – jangan kita bukannya menjadi penerus perjuangan kartini, tapi malah sebaliknya, menjadi pengkhianat kartini.Momen 21 april ini adalah saat paling tepat bagi kita untuk menganalisis kembali sejarah perjuangan kartini secara obyektif….<br />
Yang popular dipahami dan dicatat dari sejarah perjuangan kartini selama ini adalah semangat emansipasi untuk menjadikan kaum wanita mempunyai hak yang sama dan sejajar dengan kaum laki – laki, sehingga yang terlihat kemudian adalah wanita Indonesia ( feminis ) yang tergopoh – gopoh untuk menempatkan diri pada posisi – posisi yang didominasi oleh kaum pria. Bahkan, momen peringatan kartini juga dimanfaatkan oleh kementrian pemberdayaan perempuan untuk menindak perda –perda ( peraturan daerah ) yang dipandang mendiskriminasikan perempuan ( sampai sekarang ini diperkirakan ada 50 perda yang dianggap diskriminatif ).Menteri pemberdayaan perempuan,Meutia hatta swasono, dan dirjen HAM Depkum HAM harkristuti harkrisnowo, mengatakan bahwa pihaknya akan mendesak agar perda itu dicabut, karena kontradiktif dengan prinsip kesetaraan gender di segala sektor. Meutia mengatakan “ Masa sekarang makin banyak perda yang tidak pro perempuan dan justru membatasi gerak perempuan” (Jawa pos,23 April 2007 ).<br />
Dengan alasan emansipasi perempuan juga, kaum feminis menginginkan kuota 50% untuk perempuan di pemilu 2009 agar persoalan yang banyak menimpa perempuan( dalam asumsi mereka ) dapat diselesaikan, dengan perkiraan semakin banyak perempuan di sektor publik maka persoalan perempan akan terselesaikan, benarkah ????? Yang lebih parah lagi kata emansipasi telah bergeser kearah perjuangan gender dan ide – ide penentangan terhadap fitrah wanita yang memang berbeda dengan laki – laki.</p>
<p>Kartini,keturunan ningrat dengan ketatnya kungkungan adat – istiadat dan pengaruh kebebasan barat.<br />
Kartini tumbuh dalam dua suasana dan pemikiran yang saling bertentangan satu dengan yang lain. Sebagai keturunan ningrat, dia dikungkung oleh adat – istiadat yang ketat. Di sisi yang lain, karena keningratannya, memungkikannya memiliki teman – teman dari Belanda yang mengagungkan kebebasan. Dari surat – surat kartini yang terhimpun, nampak bahwa jalinan persahabatan ini telah menyumbangkan sebuah pemikiran tersendiri bagi perkembangan pemikirannya.Di tengah kuatnya dominasi adat, Kartini berani berdiri untuk menentang semua adat itu. Kartini menentang adat Jawa yang membedakan manusia berdasarkan keturunan, sebaliknya dia memahami bahwa setiap manusia sederajat dan berhak mendapatkan perlakuan yang sama. Kebencian terhadap adat yang diskriminatif ini mendorongnya untuk mengintip dan membandingkannya dengan nilai – nilai yang berlaku di Eropa dari teman – teman Belandanya. Ini dapat dilihat dari petikan suratnya: “ Orang kebanyakan meniru kebiasaan orang baik – baik, orang baik – baik itu meniru kebiasaan orang yang lebih tinggi lagi, dan mereka itu meniru yang tertinggi pula ialah orang Eropa “ ( Surat Kartini kepada Stella, 25 Mei 1899 ).Kartini menyimpulkan pangkal kemunduran dan rendah diri masyarakat saat itu adalah mundur dan minimnya pendidikan yang mereka rasakan. Kaum pribumi adalah kaum terbelakang dan bodoh. Pendidikan menjadi hak paten bagi kalangan ningrat dan para penjajah. Maka titik tolak perjuangan Kartini diawali dengan membenahi pendidikan di kalangan pribumi, tak terkecuali wanita. Kartini membuat nota yang berjudul “ Berilah Pendidikan Kepada Bangsa Jawa “ kepada pemerintah kolonial yang berisi kritik dan saran kepada hampir semua Departemen Pemerintah Hindia Belanda.</p>
<p><strong>Kartini setelah mengaji….</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sulit bagi Kartini bertahan di lingkungan yang bertentangan dengan pemikirannya. Di tengah kuatnya kungkungan adat dan derasnya serangan pemikiran Barat, Kartini mencoba mencari jawaban atas pertanyaan – pertanyaan yang bergolak di dalam pemikirannya. Tahun – tahun terakhir sebelum dia wafat, dia mencoba mendalami ajaran yang dianutnya, yaitu Islam. Ajaran Islam yang semula tidak mendapat tempat dalam benaknya dikarenakan pengalaman yang tak mengenakkan dengan ustadzah yang menolak menjelaskan makna ayat yang sedang diajarkan.<br />
Hal ini dapat dilihat dari surat beliau : “ Mengenai agamaku Islam, Stella, aku harus menceritakan apa? Agama Islam melarang umatnya mendiskusikannya dengan umat agama lain. Lagi pula sebanarnya agamaku karena nenek moyangku Islam. Bagaimana aku dapat mencintai agamaku, kalau aku tidak mengerti, tidak bolah memahaminya? Al – Qur’an terlalu suci, tidak boleh diterjemahkan ke dalam bahasa apapun. Di sini tidak ada yang bisa mengerti bahasa Arab. Di sini orang diajar membaca Al- Quir’an tetapi tidak mengerti apa yang dibacanya. Ku pikir, pekerjaan orang gilakah, orang diajar membaca tetapi tidak diajar tentang maknaya yang dibacanya itu. Sama saja halnya seperti engkau mengajarkan aku bahasa Inggris, aku harus hafal satu demi satu kata, tapi tidak satu patah katapun yang kau jelaskan padaku apa artinya. Tidak jadi orang soleh pun tak apa, asal jadi orang baik hati, bukankah begitu Stella?” (Surat Kartini kepada Stella, 6 November 1899 ).<br />
Namun pertemuannya dengan Kyai Haji Muhammad Sholeh bin Umar, seorang ulama besar dari Darat Semarang telah merubah segalanya. Kartini tertarik pada terjemahan surat Al-Fatihah yang diajarkan Sang Kyai. Kartini mendesak pamannya untuk menemaninya bertemu dengan Sang Kyai. Terjadilah dialog yang ditulis oleh Nyonya Fadhilah Sholeh, cucu Kyai Sholeh Darat sbb : “ Kyai perkenankan saya menanyakan bagaimana hukumnya apabila seseorang yang berilmu namun menyembunyikan ilmunya?” Kyai Darat tertegun dengan pertanyaan tersebut dan balik bertanya, “ Mengapa Raden Ajeng bertanya demikian?” .“Kyai, selama hidupku baru kali inilah aku sempat mengerti makna dan arti surat pertama, dan induk Al – Qur’an yang isinya begitu indah menggetarkan sanubariku. Maka bukan main syukur rasanya hatiku pada Alloh. Namun aku heran tiada habisnya, mengapa selama ini para ulama kita melarang keras penerjemahan dan penafsiran Al – Qur’an dalan bahasa Jawa. Bukankah Al – Qur’an itu adalah kitab pimpinan hidup bahagia dan sejahtera bagi manusia?”<br />
Setelah pertemuannya dengan Kartini, Kyai Darat tergugah untuk menterjemahkan Al – Qur’an ke dalam bahasa Jawa dan menjadikan terjemahan Al-Qur’an ini( Faizur Rohman fi Tafsiril Qur’an ), jilid pertama yang terdiri dari 13 juz sebagai hadiah pernikahan Kartini. Maka mulailah Kartini mempelajari Islam dalam arti yang sesungguhnya. Namun sayang, tak lama setelah itu Kyai Darat meninggal sebelum sempat menyelesaikan terjemahan seluruh Al – Qur’an ke dalam bahasa Jawa. Andai saja Kartini sempat belajar keseluruhan agama Islam, bukan mustahil dia akan menerapkan semaksimal mungkin semua kandungan ajarannya. Kartini memiliki modal ketaatan yang tinggi terhadap ajaran Islam. Hal ini terlihat, jika pada mulanya beliau adalah sosok yang paling keras menentang poligami, tetapi setelah belajar Islam, beluai mau menerimanya.</p>
<p><strong>Wahai Penerus Perjuangan Kartini</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Upaya untuk menterjemahkan perjuangan Kartini oleh kaum wanita Indonesia sekarang ini nampaknya telah melampaui batas. Petikan surat berikut ini menegaskan kesalahan penterjamahan tersebut: “ Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak – anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuagan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannnya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama – tama.” ( Surat Kartini kepada Prof. Anton&amp;Nyonya, 4 Maret 1902)<br />
Dalam petikan surat tersebut, tak ada sepatah katapun yang mengajarkan wanita untuk mengejar persamaan hak , kewajiban, kedudukan dan peran agar sejajar dengan pria.<br />
Kartini mengupayakan pengajaran dan pendidikan bagi wanita semata – mata demi peningkatan taraf berpikir mereka agar lebih cakap menjalankan kewajibannya sebagai seorang wanita.<br />
Tampak juga terjadinya perubahan pemikiran pada diri Kartini selanjutnya ketika ia mengatakan dalam tulisannya “…tadinya kami mengira bahwa masyarakat Eropa itu benar – benar satu- satunya yang paling baik, tiada taranya. Maafkan kami, tetapi apakah Ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna? Dapatkah Ibu menyangkal bahwa dibalik hal yang indah dalam masyarakat Ibu terdapat banyak hal yang sama sekali tidak patut disebut sebagai peradapan?” ( Surat Kartini kepada Ny. Abendanon, 27 Oktober 1902 )<br />
KUMPULAN SURAT – SURAT TERSEBUT DIBUKUKAN DENGAN JUDUL “ Door Duisternis Tot Licht “ atau “ Habis Gelap Terbitlah Terang “. Tampak bagaimana Kartini berusaha memenuhi seruan dalam QS.Al – Baqarah 193 : minazh-zhulumaati ilan Nur ( dari kegelapan menuju cahaya ), yang mendorongnya untuk merubah diri dari pemikiran yang salah kepada ajaran Alloh.</p>
<p><strong>Konklusi</strong><br />
Tujuan perjuangan Kartini yang sesungguhnya adalah mengajak setiap muslimah untuk menjadi lebih baik dengan berusaha memegang teguh ajaran agamanya. Serta mengajak muslimah untuk berpikir jernih dan mendalam, sehingga muslimah tidak pernah terjebak dalam perjuangan feminis dalam menyelesaikan permasalahan perempuan yang notabene adalah persoalan laki – laki juga.  Kaum feminis = pengkhianat perjuangan Kartini</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lp3mits.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lp3mits.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lp3mits.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lp3mits.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lp3mits.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lp3mits.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lp3mits.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lp3mits.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lp3mits.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lp3mits.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lp3mits.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lp3mits.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lp3mits.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lp3mits.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lp3mits.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lp3mits.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=32&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lp3mits.wordpress.com/2008/08/16/kartini-sesungguhnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a99fb3b6023f5841b7b4252e5c331380?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lp3mits</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/08/kartini.jpeg?w=116" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>REPORTASE Training For Mentor LP3M 2008</title>
		<link>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/21/reportase-training-for-mentor-lp3m-2008/</link>
		<comments>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/21/reportase-training-for-mentor-lp3m-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 00:51:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inqilabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dokumentasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lp3mits.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Seru dan menyenangkan. Itulah anggapan seluruh peserta TFM 2k8 “Road to Pacet” yang di adakan LP3M ITS selama 3 hari 2 malam di Pacet, yang merupakan daerah dataran tinggi di Kabupaten Mojokerto. Antusiasme peserta terlihat mulai dari awal hingga akhir acara. Training yang dilaksanakan dalam rangka persiapan anggota LP3M untuk menjadi mentor berkualitas memang sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=28&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seru dan menyenangkan. Itulah anggapan seluruh peserta TFM 2k8 “Road to Pacet” yang di adakan LP3M ITS selama 3 hari 2 malam di Pacet, yang merupakan daerah dataran tinggi di Kabupaten Mojokerto. Antusiasme peserta terlihat mulai dari awal hingga akhir acara. Training yang dilaksanakan dalam rangka persiapan anggota LP3M untuk menjadi mentor berkualitas memang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, sehingga acara berjalan lancar hinga akhir acara.</p>
<p>Peserta berkumpul di Masjid Asy-Syafiiyah untuk persiapan pemberangkatan. Rombongan berangkat pukul 2 siang. Perjalanan menuju pacet diawali dengan melewati jalanan kota yang padat dan berasap. Dilanjutkan dengan melewati jalanan yang menanjak. Rombongan Perjalanan berlangsung selama 2 jam. Sesampai di pacet peserta singgah di terminal, disana mereka telah disambut dinginnya udara pacet.</p>
<p>Di penginapan peserta segera istirahat dan bersih diri karena waktu magrib hampir tiba. Selesai sholat dilanjutkan tadarus dan makan malam. Sesi pertama yaitu sesi sharing dimulai setelah sholat isya’ dan kultum dari peserta training. Suasana hangat nampak ketika satu persatu, baik peserta maupun panitia, mengutarakan kisah mereka hingga mereka bisa terjun ke dunia dakwah. Berbagai kisah unik, menarik bahkan lucu muncul dari kisah yang mereka utarakan. Sesi berakhir pukul  10 malam, dilanjutakan istirahat.</p>
<p>Esoknya peserta bangun jam 3 pagi untuk  qiyamul lail , dilanjutkan sholat subuh berjamaah di masjid. Setelah sholat peserta kembali ke penginapan untuk tadarus dan kultum. Sesi kultum merupakan sesi yang terus ada setelah sholat berjamaah. Peserta TFM secara bergiliran mengisi kultum tersebut. Selesai kultum dilanjutkan dengan olahraga pagi dan bersih diri setelah olahraga. Hari kedua merupakan hari materi. Akan ada 4 materi yang akan disampaikan pada hari itu. Materi pertama disampaikan Mas Sugiono tentang jati diri pengemban dakawah. Di sini peserta benar-benar ditempa untuk menjadi pengemban dakwah sejati. Setelah materi indoor, materi dilanjutkan outdoor di air terjun. Di sana peserta diajak untuk melihat keindahan alam pacet sambil latihan berorasi.</p>
<p>Materi ke-2 disampaikan oleh Mas Alvin yaitu tentang membentuk manusia yang unggul dalam menghadapi hambatan dan tantangan di masa depan. Di materi selanjutnya yang tak kalah seru yaitu komunikasi efektif, kembali di sampaikan oleh Mas Sugiono. Sebelum menginjak materi ke-4, peserta masak bareng untuk makan malam. Para peserta bahu-membahu menciptakan masakan yang mak nyuss untuk dinner. Materi terakhir disampaikan Mas Ambar tentang Muta’ah(Mengikuti). Materi ini tentang bagaimana kita dapat mengontrol mente-mente(oarng yg ikut mentoring) kita sehingga mereka merasa nyaman dengan mentoring kita.</p>
<p>Hari Minggu peserta di ajak untuk untuk out bond yang luar biasa seru. Paginya setelah olahraga, peserta berangkat menuju tempat out bond dengan jalan kaki. Awalnya peserta senang karena kata panitia jaraknya tidak begitu jauh, tapi nyatanya jaraknya hampir 4 km apalagi jalan menuju tempat out bond menanjak . Peserta semapat kelelahan akibat jalan menanjak tersebut, tapi denga semanagt juang tinggi peserta mampu melewatinya hingga tempat yang dituju. Sesampai di tempat, peserta istirahat sejenak sambil makan kue yang disediakan panitia. Ada 4 permainan asyik namun penuh makna yang dimainkan pada outbond kali ini. Ada permainan Gajah-Semut, Minesweeper, Menyebrangi lautan dan permainan Save Your Mente.</p>
<p>Permainan paling seru adalah Save Your Mente. Permainan ini merupakan permainan kelompok, dimana dari setiap kelompok yang terdiri dari empat sampai lima orang akan membawa bambu sepanjanng 8 meter unutk dibawa hingga pembemberhentian terakhir yaitu air terjun yang berada di puncak. Bambu tersebut harus terus dipegang tiap peserta hingga ujung permainan tanpa noleh melepasnya walau sesaat. Bambu tersebut dinggap sebagi mente yang harus terus dijaga jangan sampai lepas oleh mentornya hingga dia berhasil menjadi seorang mentor yang sukses. Untuk sampai ke air terjun di puncak tidaklah mudah. Tak hanya jalannya yang menanjak, peserta juga harus melewati berbagai ringtangan yang telah dipersiapkan oleh panitia.</p>
<p>Pada rintangan pertama tiap kelompok harus melewatkan bambu yang dibawa ke dalam lingkaran dari ban. Ada empat lingkaran yang harus dilewati. Kegagalan diraih kedua kelompok pada permainan ini. Mereka sampai mengulang beberapa kali agar berhasil. Tapi, pada ringtangan kedua peserta melewatinya dengan lancar. Tantangan terakhir adalah membawa bambu hingga air terjun di puncak.</p>
<p>Perjuangan peserta pun berlanjut. Peserta kembali harus melewati jalan menanjak nan berliku tajam sambil memegang bambu sepanjang 8 m. Mulai dari jalan terjal berbatu hingga tanjakan yang berliku harus dilalui tiap-tiap kelompok. Ada yang terpeleset, ada yang kakinya lecet bahkan ada juga yang sandalnya pedot. Tapi, halangan dan rintangan tersebut tak memadamkan semangat para peserta. Setelah sekian lama melalui halangan dan rintangan yang berliku, akhirnya peserta sampai juga di air terjun impian. Ternyata pihak panitia menantang para peserta untuk naik ke air terjun yang lebih tinggi. Tanpa ragu pesert TFM menjawab tantangan panitia. Ternyata jalannya semakin terjal dan berduri. Setelah beberapa waktu peserta sampai juga di air terjun tertinggi. Di sana mereka meletakkan bambu masing-masing sebagai tanda keberhasilan kelompok mereka sampai pada tujuan. Tak hanya meletakkan bambu, peserta pun menikmati diginnya air terjun dengan bermain air di bawah air terjun.</p>
<p>Panitia kembali menantang peserta untuk melakukan game terakhir out bond. Dan peserta kembali menjawab tantangan panitia tanpa ragu. Selesai game, peserta berfoto-foto di air terjun sebelum kembali. Sesampai dipenginapan peserta langsung istirahat, makan dan bersih diri.</p>
<p>Setelah semua selesai, acara ditutup dengan sepatah dua kata dari ketua panitia dan pemilik penginapan. Setelah penutupan, peserta melakukan packing dan bersih-bersih penginapan.</p>
<p>Acara TFM 2.08 benar-benar akan menjadi kenanagan terindah dan menjadi pelajaran berharga untuk peserta maupun panitia. Diharapkan dari acara ini muncul mentor-mentor baru yang akan membawa angin perubahan di ITS khususnya dan Indonesia pada umumnya. Tentunya angin perubahan yang lebih baik, yaitu angin perubahan Islam. Karena hanya Islamlah yang mampu membawa kita pada perubahan yang hakiki. Dihapkan acara ini akan menjadi acara tahunan LP3M. Selamat berjuang Saudaraku, semoga Allah memudahkan usahamu membawa angin perubahan di ITS tercinta. [Departemen Media]</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lp3mits.wordpress.com/28/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lp3mits.wordpress.com/28/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lp3mits.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lp3mits.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lp3mits.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lp3mits.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lp3mits.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lp3mits.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lp3mits.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lp3mits.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lp3mits.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lp3mits.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lp3mits.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lp3mits.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lp3mits.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lp3mits.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=28&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/21/reportase-training-for-mentor-lp3m-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a99fb3b6023f5841b7b4252e5c331380?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lp3mits</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HUKUM MLM</title>
		<link>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/06/hukum-mlm/</link>
		<comments>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/06/hukum-mlm/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jul 2008 14:34:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inqilabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lp3mits.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[tulisan ini sebenarnya adalah tanggapan atas pertanyaan seorang teman tentang haramnya hukum MLM. Adapun studi kasus MLM adalah MLM Tianshi. Berikut tanggapan tersebut Assalamualaikum Wr. Wb. Sebelumnya saya ingin mengingatkan, bahwa sumber rejeki adalah dari Allah. Apapun usaha kita, itu hanyalah wasilah datangnya rezeki bukan penyebab datangnya rezeki &#8220;Sesungguhnya Allah memberikan rezeki kepada siapa saja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=24&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/mlm1.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-25" src="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/mlm1.jpg?w=300&#038;h=286" alt="" width="300" height="286" /></a></p>
<p><em>tulisan ini sebenarnya adalah tanggapan atas pertanyaan seorang teman tentang haramnya hukum MLM. Adapun studi kasus MLM adalah MLM Tianshi. Berikut tanggapan tersebut</em></p>
<p><span id="more-24"></span></p>
<p>Assalamualaikum Wr. Wb.</p>
<p>Sebelumnya saya ingin mengingatkan, bahwa sumber rejeki adalah dari Allah. Apapun usaha kita, itu hanyalah wasilah datangnya rezeki bukan penyebab datangnya rezeki</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya Allah memberikan rezeki kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya&#8221; (al Imaran 37)</p>
<p>Berikutnya, saya ingin mengingatkan pada Anda akan materi halaqah yang pernah kita kaji tentang Hukum Syara&#8217; Pasti Mengandung Maslahat. Dalam materi ini, kita telah mengetahui bahwa setiap keputusan syara&#8217; haruslah kita ambil sebagai jalan kehidupan kita karena pasti mengandung maslahat. Jangan terbalik! Tidak setiap maslahat adalah Islam. Sebab, manusia cenderung salah menilai sesuatu itu maslahat atau tidak sebagaimana firman Allah yang artinya</p>
<p>&#8220;Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui&#8221; (Al Baqarah 216)</p>
<p>Jadi, intinya adalah apapun keputusan Islam haruslah kita ambil meski secara kasatmata hal itu amat merugikan kita.</p>
<p>Berikutnya, saya akan mencoba untuk menjelaskan kembali haramnya MLM Tianshi, semoga Anda bisa memahami. Telah Anda ketahui bahwa Islam tidak membolehkan &#8220;2 akad dalam 1 transaksi&#8221; dan &#8220;makelar atas makelar&#8221; Tentang 2 akad dalam satu transaksi, dalilnya adalah,</p>
<p><em>Nabi saw telah melarang dua pembelian dalam satu pembelian</em> <strong>(Ahmad, an-Nasa&#8217;i, at-Tirmidzi dari Abu Hurairah)</strong></p>
<p>adapaun simsar (makelar) yang diakui dalam Islam adalah seperti yang dijelaskan oleh <strong>as-Sarakhsi</strong></p>
<p><em>simsar adalah sebutan untuk orang yang bekerja untuk orang lain dengan kompensasi (upah atau bonus), baik untuk menjual maupun membeli</em></p>
<p>Untuk poin pertama, 2 akad dalam satu transaksi. Apakah akad itu? akad adalah suatu persetujuan atas transaksi tertentu antara kedua belah pihak atau lebih. Apakah transaksi itu? transaksi adalah interaksi antara kedua belah pihak atau lebih untuk mencapai persetujuan itu sendiri. Misalnya, ada penjual A dan pembeli B melakukan interaksi jual beli &#8211; sampai di sini kedua pelaku sedang bertransaksi &#8211; hingga nantinya ditemukan kesepakatan penjual A menjual barangnya dengan harga yang telah disepakati pembeli B &#8211; sampai di sini kedua pelaku telah memenuhi akad jual beli.</p>
<p>Dikatakan satu transaksi itu menghasilkan dua akad &#8211; yang tidak diperbolehkan oleh Islam &#8211; ketika &#8216;akad yang disepakati&#8217; mengikat &#8216;akad lain&#8217;. Misalnya pada kasus yang sama di atas, rupanya akad jual beli yang disepakati itu mengikat akad lain misalnya pembeli A harus mau menjual mobilnya, atau menyewa rumah, atau menjadi buruh sementara pembeli A dan akad-akad lain. Faktor akad satu yang mengikat akad lainnya itulah yang tidak diperbolehkan.</p>
<p>Dalam aktivitas MLM Tianshi telah tergambar &#8211; sesuai apa yang saya pahami &#8211; bahwa ketika kita hendak menjadi distributor MLM Tianshi itu artinya kita sedang bertransaksi kepada pihak MLM Tianshi. Ketika kita telah resmi menjadi distributor MLM Tianshi maka terpenuhilah satu akad. Akad distributor seperti yang kita ketahui bersama adalah akad jasa mengantarkan atau memasarkan barang dagangan ke konsumen. Lalu kita mendapatkan upah atas terlaksananya jasa ini. Itulah akad distributor yang diakui Islam. Transaksi ini tetaplah halal selama tidak mengikat akad yang lain. Kenyataannya, akad distributor mengikat akad jual beli. Buktinya, selain kita didorong untuk memasarkan produk Tianshi kita pun terikat untuk membeli produk Tianshi, yang dengan membeli produk tersebut hingga tingkat tertentu akan menambah pangkat kita. Inilah 2 akad dalam 1 transaksi didalam MLM Tianshi. Bahkan pada makelar tingkat tinggi, akad distributor mengikat akad direktur sehingga ia pun didorong untuk memimpin makelar yang berada di tingkat bawah. Inilah 3 akad dalam 1 transaksi di dalam Tianshi. Inilah yang tidak diperbolehkan oleh Islam.</p>
<p>Itu poin pertama keharaman MLM Tianshi dari sisi 2 akad dalam satu transaksi. Poin yang kedua adalah &#8216;makelar atas makelar&#8217;. Islam mengakui makelar adalah penghubung antara penjual dengan pembeli. Tugasnya adalah memasarkan produk penjual kepada konsumen yang bila terlaksana maka pihak makelar dapat upah dari penjual. Konsep ini dilanggar oleh pola marketing Tianshi. Dalam aktivitas MLM Tianshi &#8211; yang saya pahami &#8211; pada tingkat bintang tiga dan terus ke atas senantiasa membawahi makelar tingkat bintang di bawahnya membentuk suatu jaringan makelar. Efeknya, makelar yang berada pada tingkat atas tidaklah menjadi penghubung antara penjual dengan pembeli tetapi penghubung antara penjual dengan makelar yang ada di bawahnya dalam bentuk kepemimpinan. Begitu pula makelar yang berada pada tingkat bawah tidaklah menjadi penghubung antara penjual dengan pembeli tetapi penghubung antara makelar yang ada dibawahnya dengan konsumen. Inilah fakta makelar atas makelar yang di dalam Islam.</p>
<p>Itulah dua poin keharaman pada konsep MLM Tianshi. Adapun pada produk Tianshi sendiri, Islam memperbolehkannya karena memang bawang halal. Inilah sekiranya penjelasan yang dapat saya berikan pada Anda tentang keharaman MLM Tianshi. Memang berat rasanya jika kita sudah mencapai pada bintang yang tinggi lalu kita meninggalkannya yang konsekuensinya kita akan kehilangan investasi yang tidak sedikit. Namun, yakinlah, Allahlah pemberi rezeki. Insya Allah akan diganti rezeki yang dihasilkan dari sumber yang haram dengan rezeki yang dihasilkan dari sumber yang halal karena Allah lah pembuka dan penutup pintu Rezeki. Wallahualam bisshawab</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lp3mits.wordpress.com/24/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lp3mits.wordpress.com/24/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lp3mits.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lp3mits.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lp3mits.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lp3mits.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lp3mits.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lp3mits.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lp3mits.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lp3mits.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lp3mits.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lp3mits.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lp3mits.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lp3mits.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lp3mits.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lp3mits.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=24&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/06/hukum-mlm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a99fb3b6023f5841b7b4252e5c331380?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lp3mits</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/mlm1.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mencari Bentuk Ideal Pendidikan Dambaan Umat</title>
		<link>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/03/mencari-bentuk-ideal-pendidikan-dambaan-umat/</link>
		<comments>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/03/mencari-bentuk-ideal-pendidikan-dambaan-umat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 02:37:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inqilabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lp3mits.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Hari Senin, 23 Juni 2008, jam delapan pagi hingga jam dua belas siang telah terselenggara seminar yang bertema “Mencari Bentuk Ideal Pengelolaan PTN” yang diselenggarakan di Gedung Rektorat Lantai 3. Dalam seminar ini, dua pembicara memaparkan pentingnya ITS menuju BLU (Badan Layanan Umum) setelah digulirkan pentingnya ITS menuju BHP (Badan Hukum Pemerintah). Apakah BHP dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=22&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/child231.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-23" src="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/child231.jpg?w=170&#038;h=128" alt="" width="170" height="128" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hari Senin, 23 Juni 2008, jam delapan pagi hingga jam dua belas siang telah terselenggara seminar yang bertema “Mencari Bentuk Ideal Pengelolaan PTN” yang diselenggarakan di Gedung Rektorat Lantai 3. Dalam seminar ini, dua pembicara memaparkan pentingnya ITS menuju BLU (Badan Layanan Umum) setelah digulirkan pentingnya ITS menuju BHP (Badan Hukum Pemerintah). Apakah BHP dan BLU? Apa hubungan antara keduanya?</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span id="more-22"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">BHP – badan Hukum Pendidikan – adalah sebuah status institusi pendidikan yang nantinya memiliki konsekuensi sebagai berikut:</span></span></p>
<p class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span>1.<span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Pengelolaan PTN – yang semula tangan pemerintah harus ikut campur tangan – diserahkan sepenuhnya kepada pihak pengelola PTN sendiri. </span></span></p>
<p class="ListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span>2.<span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Otonomi pengelolaan PTN ini mencakup pada sisi pengelolaan dana dan sisi sistem kurikulum yang ada</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Perlu diketahui oleh semua mahasiswa, bahwa dana pemasukan PTN dari SPP dan SPI yang kita bayarkan tidaklah langsung bisa digunakan oleh pengelola ITS, namun haruslah diserahkan terlebih dahulu ke kas Negara sebagai kas non pajak APBN atau biasa disebut<span> </span>PNBP – Pemasukan Negara Bukan Pajak. Baru, setelah diserahkan ke Negara, pihak PTN membuat proposal pengajuan agar dana itu cair sesuai peruntukan yang diajukan PTN dan disetujui oleh Negara. Nah, bila PTN ITS menjadi BLU, pihak PTN tidak perlu lagi menyerahkan dana pemasukan dari SPP / SPI dan dari sumber-sumber lainnya ke kas Negara akan tetapi bisa langsung diakses oleh pengelola PTN.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Selain kemudahan akses dana pemasukan, pihak PTN juga bebas mengatur diperuntukkan untuk apa saja dana pemasukan yang diperoleh dan bebas mengatur sumber pemasukannya entah dari pemberdayaan fasilitas PTN yang ada atau dari <span style="text-decoration:underline;">modal-modal perusahaan</span>, misalnya menaikkan gaji dosen, membeli fasilitas pendidikan, mengadakan perayaan mewah, dan sebagainya. Lebih dari itu, pihak PTN juga bebas <span style="text-decoration:underline;">mengatur sistem kurikulum pendidikan</span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mencari Bentuk Ideal</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sebelum kita mencari bentuk ideal pengelolaan isntitusi pendidikan, kita haruslah telah merumuskan tentang bentuk ideal itu sendiri. Sebenarnya, bentuk ideal dalam sector pendidikan bisa dirumuskan dalam tiga hal yang ringkas:</span></span></p>
<p class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span>1.<span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Kemudahan akses semua lapisan masyarakat</span></span></p>
<p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span>2.<span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Peningkatan IPTEK dari tataran ilmu maupun tataran praktis</span></span></p>
<p class="ListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span>3.<span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Peningkatan IMTAQ dari sisi kepribadian Islami maupun sisi tsaqafahnya</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Jika mengacu pada rumusan ini dan melihat gambaran fakta seperti apakah BLU di atas, ada beberapa poin keburukan yang bakal ditimbulkan jika BLU benar-benar digulirkan pada PTN:</span></span></p>
<p class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span>1.<span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Sebagai badan semi otonom, PTN yang ber-BLU akan bersifat mandiri baik dari sisi pemasukan dan pendanaan. Artinya, subsidi pemerintah pada pendidikan bakal berkurang sebagai tahap persiapan PTN ber-BLU dimana pemerintah amat minim – jika tidak boleh dikatakan lepas tanggung jawab – terhadap subsidi pendidikan. Akibatnya, beban biaya pendidikan akan dialihkan sebagian besar masyarakat karena sektor pemasukan yang amat strategis adalah dari sektor ini.</span></span></p>
<p class="ListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 0 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span>2.<span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Bebasnya pengelolaan dana pemasukan PTN dikhawatirkan hanya diperuntukkan pengembangan-pengembangan fasilitas – yang nantinya mahasiswa pun dikenai sewa –, kenaikan gaji-gaji dosen, perayaan-perayaan tradisi PTN setempat. Sedangkan dana untuk kesejahteraan mahasiswa dalam bentuk SPI/SPP murah, beasiswa dan sebagainya adalah minimal sekali.</span></span></p>
<p class="ListParagraphCxSpLast" style="text-indent:-18pt;text-align:justify;margin:0 0 10pt 36pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span>3.<span style="font:7pt;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Bebasnya sumber pemasukan PTN hingga membolehkan dari investasi perusahaan akan berpotensi pada perubahan kurikulum pendidikan ke arah pasar. Artinya, mata kuliah-mata kuliah yang tidak terlampau diperlukan oleh pihak perusahaan akan dihilangkan, begitupun sebaliknya. Hal ini akan menelurkan mahasiswa-mahasiswa kelas buruh sebab memang dididik untuk menjadi buruh perusahaan bukan sebagai pemikir pencetus IPTEK yang terbaru. Yang lebih parah, jika bersandarkan pada pasar, maka sisi IMTAQ dalam mata kuliah agama akan dihapus dari sistematika pendidikan karena pasar tidak menghendaki. Maka, jadilah mahasiswa-mahasiswa yang kosong iman dan taqwa dalam kehidupannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Berbeda dengan BLU, Islam memandang pendidikan adalah kebutuhan pokok setiap penduduk. Untuk menjamin kebutuhan ini, Islam menyerahkan tanggung jawab pengelolaan pendidikan kepada Khilafah (Institut Negara berbasis Islam). Negaralah yang mengatur kurikulum pendidikan di beberapa sector daerah menurut pertimbangan khalifah (pemimpin di system khilafah). Khilafah pula yang mendanai sector pendidikan sepenuhnya sehingga <span style="text-decoration:underline;">masyarakat baik yang kaya maupun yang miskin, baik yang muslim maupun yang non muslim bisa mengaksesnya. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dalam system pendidikan Islam, segi IPTEK dan segi IMTAQ amatlah diperhatikan. Untuk segi IPTEK, Islam mengarahkan agar ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipelajari amat bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat sehingga ilmu yang didapat bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat sekaligus perkembangan ilmu. Pendidikan Islam menghindari pelajaran ilmu yang jumud, beku, hanya demi kepuasan akal semata. Tidak seperti sekarang, banyak pelajaran-pelajaran yang hanya sekedar mengasah otak tapi miskin faedah bagi masyarakat</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk segi IMTAQ, pendidikan Islam mengarahkan materi pendidikan mampu menguatkan aqidah, tsaqafah dan kepribadian Islam. Dengan penanaman ini, akan terciptalah siswa-siswa unggulan baik dari sisi IPTEK maupun IMTAQ-nya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kita tentu mengenal Imam Syafi’I yang karena tingginya tsaqafah yang ia dapatkan dari system pendidikan Islam kala itu, membuat ia mampu membuat suatu kitab-kitab, ilmu-ilmu ibadah dan sebagainya yang hingga sekarang kita masih gunakan. Kita pun tentu mengenal Al-Khawarijm yang menciptakan system perhitungan dengan angka nol yang hingga sekarang amat bermanfaat bagi kita semua di jurusan apapun kita. Inilah bukti betapa idealnya system pendidikan Islam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:10pt;line-height:115%;">Khatimah</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 10pt;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dari penjelasan di atas, Nampak jelas bahwa progam BLU memiliki banyak kerusakan dalam persoalan sumber dana yang rawan memberatkan beban mahasiswa dan juga rawan intervensi asing dalam perubahan kurikulum melalui investasi-investasi perusahaan asing. Sedangkan system pendidikan Islam yang mengacu pada Islam, mampu menjawab semua tuntutan bentuk ideal suatu pengelolaan pendidikan. Oleh karena itu, jika kita ingin mencari bentuk ideal system pendidikan, tidak ada kata lain selain system pendidikan Islam</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lp3mits.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lp3mits.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lp3mits.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lp3mits.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lp3mits.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lp3mits.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lp3mits.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lp3mits.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lp3mits.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lp3mits.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lp3mits.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lp3mits.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lp3mits.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lp3mits.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lp3mits.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lp3mits.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=22&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/03/mencari-bentuk-ideal-pendidikan-dambaan-umat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a99fb3b6023f5841b7b4252e5c331380?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lp3mits</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/child231.jpg?w=170" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>MANDULNYA PERAN OKI TERHADAP PERMASALAHAN DI DUNIA ISLAM</title>
		<link>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/02/mandulnya-peran-oki-terhadap-permasalahan-di-dunia-islam/</link>
		<comments>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/02/mandulnya-peran-oki-terhadap-permasalahan-di-dunia-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 02:41:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inqilabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lp3mits.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Konferensi OKI memang sudah lama berlalu, yaitu tanggal 14 Maret 2008 kemarin, namun ada yang menarik dari isi konferensi tersebut. Dalam konferensi itu dibahas juga tentang demokrasi, padahal masalah demokrasi ini sebelumnya tidak pernah dibahas karena dianggap sensitif bagi negara-negara anggota OKI. Selama ini kita tidak dapat merasakan pengaruh dari OKI di kancah dunia internasional. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=16&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Konferensi OKI memang sudah lama berlalu, yaitu tanggal 14 Maret 2008 kemarin, namun ada yang menarik dari isi konferensi tersebut. Dalam konferensi itu dibahas juga tentang demokrasi, padahal masalah demokrasi ini sebelumnya tidak pernah dibahas karena dianggap sensitif bagi negara-negara anggota OKI. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Selama ini kita tidak dapat merasakan pengaruh dari OKI di kancah dunia internasional. Kebanyakan dari isi konferensi OKI hanyalah retorika tanpa aksi nyata. Berapa kali OKI sudah melakukan konferensi, namun permasalahan yang menyangkut dunia Islam tetap berjibun jumlahnya dan tidak terselesaikan sampai sekarang. Contoh dari permasalahan tersebut adalah pendudukan Irak dan Afghanistan oleh Amerika Serikat, krisis di Palestina dan Chechnya, isu war on terrorism yang sering menyudutkan negeri-negeri Islam. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ternyata ada dua kendala yang menyebabkan peran OKI di kancah dunia internesional selama ini mandul, yaitu perbedaan kepentingan dari negara-negara anggota OKI masih sering ke kedepankan. Masing-masing negara OKI cenderung lebih mementingkan kepentingan nasional daripada komitmen pada OKI. Tidak mengherankan jika akhirnya muncul berbagai perbedaan kepentingan dalam menyikapi masalah-masalah aktual kaum muslimin. Yang kedua, adanya sikap ketergantungan yang besar negara-negara OKI terhadap negara-negara barat, baik secara militer, politik, maupun ekonomi. Padahal persoalan dunia Islam justru tidak bisa dilepaskan dari akibat kebijakan negara-negara barat tersebut. Tentu sulit bagi negara OKI mengambil sikap tegas sementara mereka bergantung sangat besar kepada negara-negara barat.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span lang="SV"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Maka, jika OKI ingin berperan dalam dunia internasional, dua kendala tersebut harus diatasi. Ikatan di antara negara anggota OKI seharusnya tidak hanya sekedar negara tersebut mayoritas penduduknya beragama Islam, namun mereka bersatu benar-benar untuk memperjuangkan kesejahteraan umat Islam. Selain itu negara OKI harus memiliki sikap tegas terhadap kebijakan-kebijakan yang diputuskan oleh negara-negara barat, serta tegas untuk melepaskan ketergantungan kepada mereka.</span></span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lp3mits.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lp3mits.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lp3mits.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lp3mits.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lp3mits.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lp3mits.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lp3mits.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lp3mits.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lp3mits.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lp3mits.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lp3mits.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lp3mits.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lp3mits.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lp3mits.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lp3mits.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lp3mits.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=16&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/02/mandulnya-peran-oki-terhadap-permasalahan-di-dunia-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a99fb3b6023f5841b7b4252e5c331380?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lp3mits</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>POLITIK CERDAS</title>
		<link>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/02/politik-cerdas/</link>
		<comments>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/02/politik-cerdas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 02:34:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inqilabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lp3mits.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[    Pada tanggal 14-15 Mei nanti, mahasiswa ITS memiliki hajatan yang besar yaitu pemilu raya yang biasa disebut dengan pemira. Semua kandidat bersama simpatisannya berkampanye kesana kemari dengan berbagai cara. Ada yang menyebarkan selebaran bergambar wajah kandidat lengkap dengan slogan-slogannya. Tidak hanya itu, semua kandidat bersama simpatisannya memasang spanduk dengan wajah lengkap dengan slogan-slogan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=14&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;"> <a href="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/kpu-mdo.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-15" src="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/kpu-mdo.jpg?w=281&#038;h=235" alt="" width="281" height="235" /></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Pada tanggal 14-15 Mei nanti, mahasiswa ITS memiliki hajatan yang besar yaitu pemilu raya yang biasa disebut dengan pemira. Semua kandidat bersama simpatisannya berkampanye kesana kemari dengan berbagai cara. Ada yang menyebarkan selebaran bergambar wajah kandidat lengkap dengan slogan-slogannya. Tidak hanya itu, semua kandidat bersama simpatisannya memasang spanduk dengan wajah lengkap dengan slogan-slogan yang senada pula. Spanduknya sendiri – pada beberapa kandidat – terlihat sangat lux, tanda simpatisannya unjuk duit yang tidak sedikit dalam kampanye ini – yang entah darimanakah uang itu berasal. Lebih dari itu, berbagai kampanye oral secara langsung terus dilakukan dari kampanye formal – yang diadakan KPU (Komisi Pemilihan Umum) – hingga kampanye nonformal atau bahasa kasarnya black campaign/kampanye gelap – yang tidak diadakan KPU tapi oleh kandidat sendiri. Intinya, berbagai cara dilakukan untuk meraih dukungan dari para mahasiswa. Hal itu dilihat dari sisi kandidat bersama simpatisannya. Dari sisi para mahasiswanya sendiri, acara Pemira ini mendapatkan sambutan yang baik dengan wujud banyaknya pertanyaan-pertanyaan dan mahasiswa yang hadir di saat kampanye baik di kantin maupun di jurusan-jurusan tertentu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;"><span id="more-14"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Aktivitas ini – Pemira ITS – baik dilihat dari sisi kandidat maupun dari sisi mahasiswa menunjukkan salah satu dinamika politik yang ada di ITS. Hanya saja sayangnya politik yang dipakai tidaklah politik Islam melainkan politik kapitalistik. Apa argumentasinya? Dan bagaimanakah solusinya? Berikut poin-poinnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 1cm;"><span style="font-size:10pt;"><span>1)<span style="font:7pt;">             </span></span></span><span style="font-size:10pt;">Cara berpolitik kapitalis salah satunya adalah ketika berkampanye lebih mengedepankan diri calonnya bukan progam-progamnya. Hal ini karena kebijakan-kebijakan konstitusi politik kapitalis bersandar pada otak-otak manusia yang seringkali berubah-ubah sesuai dengan kondisi. Coba kita lihat perundang-undangan Indonesia yang banyak sekali berubah-ubah bahkan saling kontradiksi antara satu dengan lainnya. Oleh karena perundang-undangan terus berubah maka progam dari para kandidat politik juga tidak jelas. Untuk menutupi ketidakjelasan progam-progamnya maka dipakailah slogan-slogan figur para kandidat dari calon presiden hingga calon gubernur, misalnya “bersih dan berwibaba”,“saatnya pejuang memimpin Jatim”,dst. Rupanya karakter berkampanye seperti demikianpun dipakai oleh para kandidat mahasiswa ITS yang dalam kampanyenya menyuarakan “Tolak Segala Bentuk Kapitalisme”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 1cm;"><span style="font-size:10pt;">Apabila kita mengamati spanduk-spanduk yang ada di sekitar kampus, maka akan kita dapati bahwa spanduk-spanduk tersebut hanya menonjolkan figur. Spanduk-spanduk yang ada tersebut hanya berisi foto, slogan, dan seruan untuk memilih calon tersebut dan tidak ada visi dan misi yang jelas yang akan dilakukan oleh para calon. Sehingga bisa jadi orang yang tidak mengerti tentang sosok calon sebenarnya akan memilih calon tersebut hanya dari slogan yang dibuat-buat dan aspek lain seperti ketampanan, kedekatan dengan pemilih tersebut dan lain-lain tanpa mengerti program-program apa yang akan dilakukan oleh calon tersebut. Pertanyaannya sekarang adalah apakah mahasiswa akan disuruh memilih karena figur atau memilih karena program-program yang akan dilakukan calon tersebut? Adanya spanduk-spanduk yang hanya menonjolkan figur tersebut juga mengesankan bahwa para calon pada dasarnya hanya menginginkan posisi sebagai presiden BEM dan yang terpenting bagi mereka adalah bagaimana menjadi presiden dengan meraih dukungan para mahasiswa sebanyak-banyaknya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 1cm;"><span style="font-size:10pt;">Meski begitu, ada sebagian kandidat yang menyangkal bahwa ia telah menunjukkan progam-progamnya, yakni menunjukkan visi dan misinya. Padahal, kita ketahui bersama bahwa visi dan misi bukanlah progam atau langkah kongkrit. Misalnya, misi suatu kandidat adalah dinamisasi mahasiswa namun langkah kongkrit secara jelas dan lugas tidak disampaikan oleh para kandidat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 1cm;"><span style="font-size:10pt;">Berbeda dengan politik Islam, kampanye para kandidat – andaikan cara pemilihan umum digunakan dalam proses pengangkatan pemimpin – tidak menonjolkan figurnya tapi lebih menonjolkan progamnya. Sebab konstitusi politik Islam amtalah jelas dan tetap yakni upaya mengurusi kemaslahatan umat dengan agama Islam. Agama Islam sendiri berasal dari Allah sang Maha Pencipta yang tak pernah salah dan berubah-ubah dalam membuat suatu peraturan. Inilah yang menjadikan rakyat tidak dikelabui oleh ketampanan, kefiguran dan semacamnya sebagaimana yang terjadi pada wajah politik kapitalistik sekarang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 1cm;"><span style="font-size:10pt;"><span>2)<span style="font:7pt;">             </span></span></span><span style="font-size:10pt;">Memang tidak menutup mata, saat kampanye oral secara langsung semua kandidat mengemukakan progam-progam yang ingin dilakukan. Namun, progam-progam yang disampaikan tidaklah jelas. Ada kandidat yang menyampaikan akan memiliki progam menyatukan gerak antar ormawa dengan mengunjungi tiap-tiap ormawa. Padahal, apakah mampu sekedar kunjungan seperti itu bisa menyatukan mahasiswa yang heterogen ini? Selain ketidak jelasan progam, seringkali progam yang ada sifatnya kondisional tidak sampai menyentuh pada substansi permasalahan sehingga para kandidat tidak memperhatikan persoalan yang tidak kalah hebohnya dengan persoalan mahalnya pendidikan, misalnya persoalan gender-kepemimpinan, persoalan pendidikan yang tidak hanya mahal tapi juga makin sekuleristik, persoalan ekonomi yang tidak hanya naiknya BBM tapi juga privatisasi di segala bidang. Karena itulah, progam-progam yang ada tidak berkelanjutan dengan progam presiden sebelumnya. Selain itu, progam-progam yang ada tidak benar-benar mencerdaskan mahasiswa hingga mengerti persoalan masyarakat sebenarnya dan mengetahui solusi fundamentalnya. Misalnya, persoalan pendidikan mahal saja hanya sekedar slogan ‘tolak kapitalisme pendidikan ‘ tanpa memberikan solusi yang membangun bagaimana pendidikan agar murah sebab kita ketahui bersama pendidikan ini tidak dibiayai dengan daun tapi dengan duit. Selain itu,persoalan gender-kepemimpinan juga tidak dipersoalkan leh seluruh kandidat padahal semuanya beragama Islam dan Islam telah menggariskan di surah AnNisa34 bahwa laki-laki pemimpin perempuan. Tapi semua kandidat bungkam akan hal itu, tidak mempersoalkannya. Kalau suara agama(baca:firman Allah) saja tidak digubris apalagi suara mahasiswa nantinya???</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-27pt;text-align:justify;margin:0 0 0 1cm;"><span style="font-size:10pt;"><span>3)<span style="font:7pt;">             </span></span></span><span style="font-size:10pt;">Berkaca pada kepemimpinan sebelumnya, upaya pencerdasan mahasiswa seringkali bahkan selalu hanya dilakukan ketika kampanye semata. Akibatnya, banyak progam-progam, langkah-langkah BEM khususnya BEM tidak banyak mahasiswa yang tahu. Padahal, bagaimana semua mahasiswa dalam ormawa-ormawa bisa mendukung atau berjalan bersama BEM jika sosialisasi progam dan pencerdasan mahasiswa hanya dilakukan saat kampanye? Yang ada hanyalah BEM akan terpisah secara perasaan dan pemikiran dengan ormawa-ormawa sekitarnya. Secara struktural memang bersatu, tapi secara perasaan pemikiran antara BEM dengan ormawa-ormawa di bawahnya tidak sejalan. Akibatnya BEM jalan sendiri Ormawa jalan sendiri,inikah persatuan?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 1cm;"><span style="font-size:10pt;">Dalam politik Islam, upaya pencerdasan rakyat tidak hanya dikala kampanye – jika memang mekanisme kampanye digunakan – tapi juga pasca kampanye. Wujud konkritnya, setiap langkah baru dari seorang pemimpin senantiasa disosialisasikan di bawah dengan jelas dan gambling tanpa ditutup-tutupi arah dan targetnya sedikitpun. Selain itu, setiap ada peristiwa politik yang menyangkut kemaslahatan bersama, pemimpin senantiasa menunjukkan kepada rakyat yang dipimpinnya hakikat peristiwa politik itu apakah berbahaya ataukah tidak lalu apa langkah solusinya. Misalnya, munculnya RUU BHP semestinya tidak hanya disikapi dengan cara aksi damai di jalan, tapi juga sosialisasi kepada segenap mahasiswa boroknya RUU itu serta solusi untuk menangkalnya. Teknisnya bisa melalui pamphlet-pamflet, brosur-brosur, atau bulletin-buletin resmi BEM untuk semua jurusan. Cara menunjukkannya harus besar-besaran hingga tak satu pun rakyat dibawahnya yang tidak mengetahui. Inilah yang semestinya dilakukan oleh setiap kandidat capres BEM andai terpilih menjadi Presiden BEM. Upaya pencerdasan politik dan sosialisasi progam-progam harus terus dilakukan pasca kampanye, tidak hanya berhenti saat kampanye saja</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-26.25pt;text-align:justify;margin:0 0 0 1cm;"><span style="font-size:10pt;"><span>4)<span style="font:7pt;">             </span></span></span><span style="font-size:10pt;">Kaderisasi kepemimpinan seringkali diabaikan dalam dinamika politik Indonesia termasuk ITS ini. Hal ini disebabkan poin yang ketiga di atas diabaikan. Selain itu, rebutan untuk menjadi pemimpin menjadi kebiasaan. Suara-suara sumbing bahwa dirinya yang terbaik secara figuratif maupun progamatif sampai-sampai sangking kepinginnya menjadi pemimpin, membuat lagu gubahan yang syairnya berisi pujian dan pentingnya ia untuk dipilih. Hal ini terjadi karena politik kapitalis memberikan kebebasan kepada para kandidat mau seperti apakah dia kalau sekiranya terpilih. Akibatnya, para kandidat punya progam sendiri yang tidak menutup kemungkinan adanya saling kontradiksi di sana. Akibat selanjutnya, kemungkinan terjadi perpecahan mahasiswa – misalnya satu kandidat merasa terpisah dengan kandidat yang terpilih yang dianggap tidak sevisi dan semisi –<span>  </span>berpeluang besar.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 1cm;"><span style="font-size:10pt;">Berbeda dengan politik Islam, kepemimpinan adalah amanah yang siapapun akan menyesal jika mengabaikan amanah. Amanah kepemimpinan Islam amat jelas yakni menerapkan syariat Islam secara total bukan syariat syetan buatan manusia. Oleh karena jelasnya amanahnya, maka antar para kandidat dalam politik Islam tidak menyombongkan dirinya dialah yang terbaik di antara para kandidatnya dan mendukung siapapun para kandidat yang terpilih nantinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;">Khatimah</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Dari penjelasan di atas,maka secara singkat dapat disimpulkan dalam tulisan ini bahwa pertama, seharusnya para calon presiden BEM menampilkan visi dan misinya jika ia terpilih menjadi presiden BEM ITS<span>  </span>sehingga pemilih dapat menentukan dengan benar pilihannya dan bukan hanya menonjolkan figur dirinya. Mahasiswa akan menilai mana calon yang baik yang hendak mereka pilih melalui visi dan misi yang diusung. Visi dan misi merupakan suatu hal yang urgent dalam sebuah organisasi. Visi dan misi yang tidak jelas akan menyebabkan ketidakjelasan arah dari suatu organisasi. Kedua, para kandidat jangan hanya berpikir sektoral tapi juga berpikir global sebab peristiwa politik sekarang seperti kebijakan BHP itu muncul dari upaya globalisasi kapitalisme AS. Ketiga, hendaknya upaya pencerdasan mahasiswa tidak hanya saat kampanye saja tapi juga pasca kampanye. Keempat, saling kandidat hendaknya tidak saling sikut menyikut untuk rebutan menjadi pemimpin tapi hendaknya saling membangun agar kandidat yang terpilih nanti bisa menjalankan progam dengan baik dan tidak bertentangan dengan Islam yang nantinya akan dilanjutkan oleh presiden tahun depan dan seterusnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;">Akhirnya, penulis mengucapkan selamat memilih calon Presiden BEM yang baru. Pilihlah calon presiden yang benar-benar ingin menyejahterakan para mahasiswa. Presiden memiliki andil yang besar dalam menyejahterakan mahasiswa. Oleh karena itu, jika para pemilih salah dalam menentukan, maka institusi BEM juga akan hancur karena kegagalan organisasi-organisasi terdahulu dalam membangkitkan umat salah satunya karena mereka bertumpu kepada orang yang tidak memiliki pemahaman tentang kebangkitan dan orang tersebut hanya bermodal semangat belaka sehingga jika semangatnya telah kendur maka kendur juga perjuangannya. Perlu diketahui juga bahwa setiap pilihan kita akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah SWT. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;margin:0;"><span style="font-size:10pt;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lp3mits.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lp3mits.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lp3mits.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lp3mits.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lp3mits.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lp3mits.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lp3mits.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lp3mits.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lp3mits.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lp3mits.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lp3mits.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lp3mits.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lp3mits.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lp3mits.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lp3mits.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lp3mits.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=14&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/02/politik-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a99fb3b6023f5841b7b4252e5c331380?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lp3mits</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/kpu-mdo.jpg?w=281" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>MENEROPONG KOMUNISME CINA</title>
		<link>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/02/meneropong-komunisme-cina/</link>
		<comments>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/02/meneropong-komunisme-cina/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 02:27:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>inqilabi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lp3mits.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[  Sejarah Muncul Komunisme di Cina Pada masa-masa awal, negeri Cina adalah negeri yang tertutup dengan negeri-negeri lain sehingga penjagaan adat-budaya Cina amat ketat. Hal itu berubah pada awal abad 19 Masehi. Negeri Cina mulai membuka peluang Negara-negara lain untuk masuk ke dalam negeranya. Maka muncullah negeri Inggris hendak berdagang ke negeri ular naga ini. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=12&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;"><a href="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/komunis_capt1.gif"><img class="aligncenter size-medium wp-image-13" src="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/komunis_capt1.gif?w=100&#038;h=81" alt="" width="100" height="81" /></a></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Sejarah Muncul Komunisme di Cina</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Pada masa-masa awal, negeri Cina adalah negeri yang tertutup dengan negeri-negeri lain sehingga penjagaan adat-budaya Cina amat ketat. Hal itu berubah pada awal abad 19 Masehi. Negeri Cina mulai membuka peluang Negara-negara lain untuk masuk ke dalam negeranya. Maka muncullah negeri Inggris hendak berdagang ke negeri ular naga ini. Hanya saja, Inggris tidak hanya bertujuan berdagang saja namun juga menebar pemikiran dan budaya Barat. Mulailah saat itu, adat-budaya dan pemikiran Cina mulai bergeser. Pergeseran yang amat kentara terjadi pada akhir abad 19<span>  </span>Masehi, dimana pemikiran komunisme mulai mewabah pada pemikiran-pemikiran intelektual saat itu dengan ditandai munculnya buku terjemahan Origin of Species (1885). Akibat mewabahnya pemikiran tersebut, pemikiran bahwa konflik merupakan hal yang penting demi perkembangan manusia mulai meluas di otak-otak kaum intelektual. Dan akhirnya, komunisme mulai tumbuh dan kokoh ketika Ma Tse Tung yang berideologi komunisme mulai menduduki pemerintahan dengan posisi yang tertinggi setelah menggulingkan pemerintahan sebelumnya dengan kekerasan yang penuh darah dan memakan korban yang tak sedikit.. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;"> <span id="more-12"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Bencana Komunisme di Cina</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sebentar setelah penggulingan pemimpin yang baru, Mao Tse Tung mulai menebar janji-janji kedamaian, keadilan dan kesejahteraan terhadap masyarakat Cina dengan ideologi komunisme. Namun, janji hanya sekedar janji. Mao Tse Tung mulai membangun kerja sama dengan Stalin, penguasa Diktator Uni Soviet. Hasil kerja sama tersebut membuahkan hasil berupa perang Korea oleh Cina bersama Unisoviet sebagai pemasok senjatanya. Banyak korban yang berjatuhan dalam perang tersebut hingga mencapai tiga juta jiwa. Sebuah angka korban yang tidak mencerminkan kedamaian sedikitpun.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Tidak hanya kebijakan luar negeri saja yang menyebabkan kerusakan yang luar biasa. Kebijakan dalam negeri pun tidak kalah dahsyatnya untuk menteror<span>  </span>kehidupan masyarakat Cina. Kebijakan dalam negeri yang dikenal Lompatan Besar Ke Depan telah menimbulkan banyak ketakutan dan bencana yang dahsyat. Dalam kebijakan tersebut, yang berlandaskan ideologi komunisme, memandang bahwa kesejahteraan akan merata bila lapisan-lapisan masyarakat dapat dihilangkan dengan menyamaratakan hak-hak individu-individu dalam masyarakat. Maka berlakulah pencabutan hak-hak individu untuk diganti dengan hak-hak masyarakat. Akibatnya, banyak masyarakat yang merasakan ketakutan. Kesalahan-kesalahan kecil saja mendapatkan hukuman yang berat. <em><span style="text-decoration:underline;">Hukuman dipermalukan, dibentak-bentak dan diolok-olok oleh masyarakat hingga hukuman mati terhadap orang-orang yang melanggar aturan meski tidak seberapa menjadi fenomena umum di masyarakat.</span></em> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Salah satu agenda dari kebijakan Lompatan Besar Ke Depan adalah memindahkan masyarakat dari lahan pertanian individual menuju lahan pertanian massal. Semua masyarakat dilarang bertani individual. Bila ketahuan, maka hukuman berat siap menanti. Maka saat itu , semua masyarakat bertani secara massal bahkan yang profesinya sebagai dokter sekalipun, semuanya diwajibkan untuk melakukan kebijakan ini. Walhasil, hasil pertanian pun tidaklah optimal lantaran para pekerjanya banyak yang tidak memiliki keahlian dalam hal pertanian. Maka, agar hasil pertanian terlihat sesuai dengan patokan yang harus dipenuhi, banyak masyarakat melakukan penipuan terhadap hasil pertaniannya agar tidak dihukum oleh pemerintah. Tentu saja, ini menghasilkan angka semu terhadap hasil pertanian yang diperoleh. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Merasa angka pertanian telah membumbung tinggi melebihi kebutuhan masyarakat sendiri,<span>  </span>Mao Tse Tung memerintah semua masyarakat untuk beralih dari pengerjaan pertanian menuju pembuatan saluran air. Maka, dipindahkanlah masyarakat ke gunung-gunung batu untuk menggali saluran air di sana. Lagi-lagi masyarakat baik yang profesinya memang dalam bidang penggalian gunung batu atau tidak, ikut andil dalam urusan ini. Sehingga terlihat disana, anak-anak kecil, ibu-ibu, kaum perempuan yang sebenarnya tidak sesuai dalam pekerjaan ini, ikut dilibatkan. Hasilnya, juga tidak optimal. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Belum sempurna penggalian saluran, masyarakat diperintahkan untuk membuat baja sebanyak-banyaknya. Kembali lagi dengan persoalan awal, baik seprofesi atau tidak, ikut andil dalam pekerjaan ini. Demi mencapai target yang diwajibkan, segala upaya dilakukan asalkan baja terbuat. Wajan, sotel, sendok, dan apa saja yang mampu dibuat menjadi bahan baja, dilebur semua tanpa memperhatikan teknis pembuatan baja yang berkualitas tinggi. Akhirnya, memang jumlah baja meningkat tajam, tapi kualitasnya sangat rendah hingga tidak dapat digunakan kembali.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bersamaan dengan itu, pertanian ditinggalkan sehingga hasil pertanian turun dengan drastis. Ditambah dengan angka semu hasil pertanian menjadi kloplah sudah penurunan hasil produk pangan. Maka timbullah bencana kelaparan yang dahsyat yang tidak pernah terjadi dalam sejarah. Empat puluh juta mati kelaparan dalam jangka waktu hanya dua tahun , tepatnya tahun 1960, setelah kebijakan Lompatan Besar ke Depan ini. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Bencana II Komunisme di Cina</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong></strong><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Setelah merasa kebijakan Lompatan Besar ke Depan tidak dapat lagi dijalankan maka ia mundur dari public internasional. Namun, ini bukan berarti ia mundur untuk selamanya. Ia mundur untuk melancarkan program baru untuk menjamin eksistensi ideologi komunismenya. Lalu ia pun berpikir bahwa kegagalan yang dialaminya lantaran masyarakat belum memahami betul ideologi komunisme. Maka, ia pun melancarkan berbagai program untuk dipublikasikan. Salah satunya ialah pencetakan buku-buku yang berisi pidato-pidatonya yang bermuatan ideologi untuk disebarkan ke masyarakat luas dari yang tua hingga yang muda. Selain itu, pertunjukan klasik Cina yang berisikan konflik dan konflik disodorkan pada masyarakat agar memahami bahwa konflik sebagai bagian yang tak terpisahkan dari seleksi alam demi perkembangan manusia harus diterima. Tidak berhenti di situ, ia dipropagandakan sebagai manusia super lewat film, spanduk, dan lainnya agar masyarakat berkiblat padanya. Lalu ia pun mewajibkan seluruh murid harus belajar buku-buku merahnya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Seluruh program tersebut, yang dilaksanakan sekitar tahun 1966-an, benar-benar memberikan dampak yang besar dengan munculnya kelompok besar, yakni laskar merah. Laskar merah ini tediri dari para pelajar dari kecil hingga besar yang telah dicuci otaknya. Dengan semangat berapi-api dan ideologi komunisme yang mengakar di otak laskar merah, mereka digerakkan oleh Mao Tse Tung untuk melakukan revolusi budaya. Mereka mulai melakukan aksi terhadap orang-orang yang dianggap kapitalis. Maka bencanalah dan rusaklah tatanan budaya saat itu. Misalnya, guru-guru yang dianggap kapitalis atau condong pada kapitalis diperlakukan dengan tidak terhormat. Menurut persaksian, pernah ada<span>  </span>kejadian, 40 atau 50 guru dikumpulkan bersama-sama di lapangan sekolah untuk dipakaikan topi-topi bodoh, kertas-kertas yang bertuliskan penghinaan. Lebih dari itu, guru-guru tersebut disiram tinja hitam di kepala dan wajah mereka, membawa sapu, menaruh sepatu dan lap kotor di punggung mereka, ember berisi batu yang digantung di leher, disuruh berlutut di pecahan kaca dan meminta maaf<span>  </span>pada<span>  </span>Mao Zedong. Setelah berbagai penghinaan tersebut, mereka dipukul dan dianiaya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Rupanya tidak hanya guru-guru saja yang menjadi sasaran, bahkan orang tua mereka pun bila terdapat tanda-tanda kapitalisme meski kecil atau bahkan hanya sekedar tidak tahu tentang isi buku merah Mao Tse Tung menjadi sasaran penghinaan pula. Mereka disuruh ruku’ dan setelah itu dihina mati-matian bahkan oleh anaknya sendiri. Pabrik-pabrik, rumah sakit dan pabrik-pabrik yang didapati dimiliki oleh orang kapitalis pun menjadi sasaran pembakaran dan penghancuran hingga tak bisa beroperasi lagi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sisa Budaya yang Mengendap</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;"></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Seluruh kejadian-kejadian di atas benar-benar bencana yang tak pernah terjadi sebelumnya. Ideologi komunisme yang merupakan pelopor dari itu semua benar-benar membuktikan tidak mampu menghantarkan manusia menuju kesejahteraan dan kemuliaan melainkan konflik dan konflik yang berkepanjangan. Akibatnya, ideologi komunsime pun ditinggalkan oleh orang banyak. Namun, sisa-sisa budaya komunisme masih terdapat di bumi ini termasuk Indonesia. Budaya yang masih kental di Indonesia adalah ajang gojlokan yang terdapat di SMP, SMU, kampus dan sekolah kemiliteran untuk penyambutan anak didik baru. Dalam ajang gojlokan tersebut, terlihat jelas bagaimana senior-senior menghina, menyebut yunior-yunior dengan sebutan kotor, memarahi dan menghukum mereka meski kesalahan hanya kecil bahkan tak memiliki kesalahan, memukul mereka (biasanya di seklah kemiliteran) memberlakukan aturan-aturan yang menghinakan martabat yunior-yuniornya dengan memakai topi bodoh, pakaian plastik ‘kresek’ , tas gembel, dan asesoris orang rendahan. Kesemuanya gambaran tersebut sungguh sama dengan perlakuan laskar merah terhadap guru-guru, orangtua, dan pihak-pihak yang dianggap kapitalis dengan penghinaan yang serendah-rendahnya –seperti yang telah diulas di atas. Budaya seperti ini terjadi karena memang pemikiran dan budaya komunisme yang penuh konflik pernah masuk di Indonesia yang ditandai munculnya PKI melalui mahasiswa dan kaum intelektual lainnya. Masuknya pemikiran dan budaya komunisme tidak dibiarkan menghilang, meski banyak yang meninggalkannya, dengan menyebarluaskannya ke generasi-generasi berikutnya hingga ke tingkat SMP sekali pun. Sehingga, hingga sekarang pun, ideologi komunisme masih terasa,<span>  </span>terutama budaya acara gojlokan yang penuh penghinaan tersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hanya saja, banyak hal di dalam kehidupan sehari-hari yang tidak pernah terpikirkan, namun diterima begitu saja dan menjadi bagian hidup sehari-hari, dan akhirnya diterima oleh kita sebagai sesuatu yang benar. Salah satunya adalah gojlokan. Maka dari itu, artikel ini ingin menyadarkan kaum khalayak untuk memahami bahwa gojlokan yang sudah mendarah daging dengan kehidupan kita adalah buah dari komunisme yang harus kita buang jauh-jauh. Selain itu, artikel ini juga ingin menyadarkan kaum yang masih meyakini ideologi komunisme ini bahwa tak ada yang dapat dibanggakan dari ideologi komunisme dengan melihat dampak yang luar biasa rusaknya yang tak pernah terjadi sebelumnya. Oleh karena itu, marilah kita mencampakkan budaya komunisme, membuang jauh ideologi komunisme dan kembali menikmati budaya Islami dan memakai ideologi Islam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;"><span style="font-family:Times New Roman;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-family:Times New Roman;"><em><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">Apakah hokum jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hokum) siapakah yang lebih baik daripada (hokum) Allah bagi orang-orang yang yakin ? </span></em><strong><span style="font-size:9pt;font-family:Calibri;">(al Maidah :<span>  </span>50)</span></strong></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/lp3mits.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/lp3mits.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lp3mits.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lp3mits.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lp3mits.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lp3mits.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lp3mits.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lp3mits.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lp3mits.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lp3mits.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lp3mits.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lp3mits.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lp3mits.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lp3mits.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lp3mits.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lp3mits.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lp3mits.wordpress.com&amp;blog=4040852&amp;post=12&amp;subd=lp3mits&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lp3mits.wordpress.com/2008/07/02/meneropong-komunisme-cina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a99fb3b6023f5841b7b4252e5c331380?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lp3mits</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lp3mits.files.wordpress.com/2008/07/komunis_capt1.gif?w=100" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
