jump to navigation

MANDULNYA PERAN OKI TERHADAP PERMASALAHAN DI DUNIA ISLAM July 2, 2008

Posted by inqilabi in Internasional.
trackback

Konferensi OKI memang sudah lama berlalu, yaitu tanggal 14 Maret 2008 kemarin, namun ada yang menarik dari isi konferensi tersebut. Dalam konferensi itu dibahas juga tentang demokrasi, padahal masalah demokrasi ini sebelumnya tidak pernah dibahas karena dianggap sensitif bagi negara-negara anggota OKI.

Selama ini kita tidak dapat merasakan pengaruh dari OKI di kancah dunia internasional. Kebanyakan dari isi konferensi OKI hanyalah retorika tanpa aksi nyata. Berapa kali OKI sudah melakukan konferensi, namun permasalahan yang menyangkut dunia Islam tetap berjibun jumlahnya dan tidak terselesaikan sampai sekarang. Contoh dari permasalahan tersebut adalah pendudukan Irak dan Afghanistan oleh Amerika Serikat, krisis di Palestina dan Chechnya, isu war on terrorism yang sering menyudutkan negeri-negeri Islam.

Ternyata ada dua kendala yang menyebabkan peran OKI di kancah dunia internesional selama ini mandul, yaitu perbedaan kepentingan dari negara-negara anggota OKI masih sering ke kedepankan. Masing-masing negara OKI cenderung lebih mementingkan kepentingan nasional daripada komitmen pada OKI. Tidak mengherankan jika akhirnya muncul berbagai perbedaan kepentingan dalam menyikapi masalah-masalah aktual kaum muslimin. Yang kedua, adanya sikap ketergantungan yang besar negara-negara OKI terhadap negara-negara barat, baik secara militer, politik, maupun ekonomi. Padahal persoalan dunia Islam justru tidak bisa dilepaskan dari akibat kebijakan negara-negara barat tersebut. Tentu sulit bagi negara OKI mengambil sikap tegas sementara mereka bergantung sangat besar kepada negara-negara barat.

Maka, jika OKI ingin berperan dalam dunia internasional, dua kendala tersebut harus diatasi. Ikatan di antara negara anggota OKI seharusnya tidak hanya sekedar negara tersebut mayoritas penduduknya beragama Islam, namun mereka bersatu benar-benar untuk memperjuangkan kesejahteraan umat Islam. Selain itu negara OKI harus memiliki sikap tegas terhadap kebijakan-kebijakan yang diputuskan oleh negara-negara barat, serta tegas untuk melepaskan ketergantungan kepada mereka.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: